banner 728x90

Saharun Pelaku Tunggal Pembunuhan?

*Pelaku Mencoba Bunuh Diri, Jalani Perawatan Intensif

TANJUNGPANDAN-Polisi menyatakan akan memproses, Sahirun (44) kekasih Juani (Alm). Sebab, diduga kuat, warga asal Perpat Membalong, ini adalah pelaku tunggal pembunuh janda asal Perumahan Puri PT Foresta Desa Kembiri tersebut.

Saat ini, Sahirun masih menjalani perawatan intensif di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, usai melakukan percobaan bunuh diri. Pelaku mencoba bunuh diri usai membunuh Juani, di di Jalan Parang Buloh, Sabtu (21/1) akhir pekan lalu.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Chandra Matta Rohansyah mengatakan, proses hukum tetap berlanjut. Meski saat ini, kondisi Sahirun masih dalam perawatan medis akibat tusukan pisau yang dia lakukan.

“Kita menunggu Sahirun sembuh dulu. Setelah itu, kita akan lakukan penyedikan terkait peristiwa pembunuhan ini,” ujar AKP Chandra Matta Rohansyah, kepada Belitong Ekspres, Senin (23/1) kemarin.

Selain itu, hingga saat ini polisi terus melakukan penyelidikan mengenai motif pelaku melakukan penusukan ini. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dari pengakuan Sahirun, dia nekat melakukan perbuatan itu lantaran cemburu, Juani diduga memiliki kekasih lain.

Hal itu ditanyakan Sahirun, saat keduanya hendak menyaksikan pentas seni musik campak di Membalong. Waktu dalam perjalanan, pelaku menanyakan ke korban, apakah dia memiliki kekasih lain. Lantas korban menjawab tidak.

Setelah itu, Sahirun mengatakan ke korban, jika dia memiliki kekasih lain maka pelaku akan bunuh diri. Beberapa menit kemudian, pria yang sehari-hari aktif sebagai seniman campak ini langsung menghentikan motornya.

Disaat itu, pelaku mengeluarkan pisau yang sudah dipersiapkan dan diletakan di bagian pinggul celananya. Entah apa yang terjadi, dengan teganya dia langsung menusukan pisau tersebut ke tubuh korban secara berulang-ulang hingga janda ini tewas akibat pendarahan.

Setelah melihat kekasihnya tewas, dia langsung menusukan pisau itu ke tubuhnya sendiri. Hal itu sempat menjadi tontonan warga yang melintas, hingga akhirnya pelaku pingsan dan dilarikan ke RSUD Marsidi judono, oleh warga sekitar dan pihak kepolisian.

Direktur RSUD Marsidi Judono dr Hendra mengatakan, saat ini kondisi Sahirun sudah mulai membaik. Itu dilakukan, usai pria asal Perpat Membalong menjalani operasi akibat tusukan yang ada di bagian tubuhnya.

“Operasi berjalan sukses. Kondisi Sahirun, sudah mulai membaik,” kata dr Hendra, kepada Belitong Ekspres, kemarin. Namun, dr Hendra tidak dapat memprediksi sampai berapa lama Sahirun, bisa sembuh total untuk dilakukan penyidikan.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pelaku akan kembali bunuh diri, Polres Belitung mengerahkan sejumlah personilnya untuk berjaga-jaga di RSUD Marsidi Judono.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Senin (23/1) kemarin, diduga cemburu, lantaran ada orang ketiga dalam hubungan asmara, seorang janda yang diketahui bernama Juani (38) warga Perumahan Puri PT Foresta Desa Kembiri Membalong, dibunuh kekasihnya, di Jalan Parang Buloh, Sabtu (21/1) akhir pekan lalu.(kin)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: