banner 728x90

Sarana Pariwisata di Pulau Lengkuas Bakal Dibangun

banner 468x60

TANJUNGPANDAN – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Belitung bakal membangun sejumlah sarana pariwisata di Pulau Lengkuas. Hal itu dilakukan untuk mendukung kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke icon pariwisata Belitung tersebut.

Saat ini rencana pembangunan sedang dikaji oleh DPU-PR Kabupaten Belitung. Pada hari Selasa (15/5) lalu, mereka sudah turun ke lapangan bersama dengan Pemerintah Desa setempat, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Badan Pertanahan untuk mengecek lokasi dan melakukan pengukuran lahan.

banner 300x250

Kabid Cipta Karya DPU-PR Kabupaten Belitung Rizaldi mengatakan, usulan untuk pembangunan sejumlah fasilitas di Pulau Lengkuas sudah diusulkan kepada Kementerian PUPR melalui DPU-PR Provinsi Babel.

“Kita sudah usulkan ke Pemerintah Pusat untuk tahun 2019, mudah-mudahan bisa terlaksana. Karena itu di tahun 2018 ini kita sedang melakukan kajian untuk pembangunan sejumlah fasilitas di pulau tersebut,” ujarnya kepada Belitong Ekspres Rabu (16/5).

Rizaldi menjelaskan, rencananya pembangunan fasilitas sarana penunjang pariwisata berupa pembuatan dermaga tambatan perahu, toilet, kamar bilas, sarana kebersihan, mushola dan tempat duduk. “Kemarin kita bersama-sama dengan

instansi terkait sudah melakukan pengecekan di lapangan. Dimana hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada Bupati Belitung,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Rizaldi, area di kawasan Pulau Lengkuas merupakan wilayah kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Namun, ada sebagian lahan yang bisa dikelola oleh pemerintah daerah yang tidak masuk di dalam sertifikat milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut guna memastikan status lahan tersebut. Sehingga, pada saat dilakukan pembangunan nanti tidak ada persoalan.

“Usulan sudah kita kirim namun kita belum melengkapi kriteria kelayakan maupun kesiapan. Sebab, status lahan terlebih dahulu harus jelas termasuk juga dokumen perencanaan dan izin lingkungan,” jelasnya.

“Oleh sebab itu pada tahun 2018 ini kita sedang melakukan pengkajian secara matang termasuk juga tata ruang. Sehingga pada tahun 2019 diharapkan bisa direalisasikan dan wisatawan yang datang dapat merasa nyaman,” pungkasnya. (rez)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: