banner 728x90

Seleksi Akpol Penuh Kecurangan, Ini Kata Polri!

banner 468x60

JAKARTA – Mabes Polri membantah adanya dugaan kolusi dalam penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di Polda Sumatera Utara pada 2017.

Penambahan kuota satu calon taruna dianggap sudah melalui prosedur dan disetujui Mabes Polri.

“Tidak ada kolusi atau katakanlah penyalahgunaan wewenang yang dilakukan. Dari Mabes Polri itu sudah memberikan arahan kepada semua jajaran polda yang melakukan rekrutmen,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul, Jumat (14/7).

banner 300x250

Martinus mengakui bahwa Mabes Polri awalnya memberikan Polda Sumatera Utara kuota penerimaan taruna sebanyak 14 orang.

Namun, Polda Sumatera Utara meminta penambahan satu kuota dan disetujui oleh Mabes Polri.

Martinus menjelaskan, penambahan satu kuota ini tidak mengganggu hasil rekrutmen para peserta.

Ini merupakan jalur khusus di mana peserta dianggap berprestasi dan memiliki kemampuan khusus.

“Ada satu penambahan sesuai dengan talent scouting yang ada. Talent scouting itu adalah karena atas kemampuannya atau berprestasi,” kata dia.

Selain itu, lanjut Martinus, satu orang tersebut diberi jalan khusus untuk menampung kemampuan yang tidak dimiliki siswa lainnya.

Misalnya, orang tersebut mahir menembak atau jago di bidang IT.

“Itu pun dikirim juga untuk tes di tingkat pusat. Dan yang bersangkutan belum tentu juga berhasil di tingkat pusat. Kenapa? Karena dari semua yang dikirim ini akan melalui seleksi sama dari awal,” kata dia. (Mg4/jpnn)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: