banner 728x90

Setiap Nyuri Hanya Gunakan CD

*Sebelum Diamankan Polisi, Sempat Jadi Bulan-bulanan Warga

SUNGAILIAT – Novaldi alias Haries (35) warga Sri Bulan Sungailiat, pencuri spesialis laptop dan handphone di wilayah Sungailiat berhasil diringkus Polsek Sungailiat, sekira pukul 04.00 WIB, Selasa (2/12). Sebelum diamankan polisi, Haries sempat menjadi bulan-bulanan warga yang memergoki dirinya sedang melakukan aksi pencurian tersebut. Menariknya, saat melakukan aksinya, pelaku hanya menggunakan celana dalam saja.
Kapolsek Sungailiat AKP Sarwo Edi Wibowo.,S.Ik kepada sejumlah wartawan mengatakan pelaku diamankan saat melakukan aksinya membongkar rumah kontrakan milik Komala yang ditempati oleh Gagah Mei Perkasa dan Zarbudi Alim di jalan Sri Bulan Lingkungan Sri Menanti Sungailiat. Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah. Usai berhasil masuk, pelaku langsung mengambil dua buah laptop merek Acer berwarna hitam dan putih serta 1 handphone Samsung Galaksi.
“Saat ini pelaku serta barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Sungailiat guna diminta keterangan, apakah pelaku ada kaitannya dengan kejadian pencurian di sekitar lingkungan Srimenanti sebelumnya,” ungkapnya. Sarwo juga menambahkan, pelaku sudah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan sebanyak 17 kali di lingkungan Sri bulan. Setiap kali melakukan aksinya pelaku selalu hanya mengenakan celana dalam saja. “Pelaku merupakan spesilis di Srimenanti dan saat melakukan aksinya, pelaku hanya mengenakan celana dalam. Hal itu menurutnya agar mudah melakukan aksinya,” terangnya.
Dikatakan Sarwo, hingga kini pelaku Novaldi alias Haries dan sejumlah barang bukti masih di amankan di Polsek Sungailiat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pelaku dikenakan pasal 363 KHUP dengan acaman maksimal 7 tahun penjara.
Sementara itu menurut pengakuan Haries, dirinya melakukan aksi pencurian tersebut seorang diri dan setiap kali melakukan pencurian di kawasan lingkungan Cokro, Srimenanti dan Sri bulan selalu mengenakan celana dalam saja. “Setiap ku nyuri ku pakai celana dalem trus, supaya dak ketauan yang punya rumah, dan sesuai ajaran ilmu yang dipelajari. Tapi dak tau kenapa pas aksi ke 17 ini ku bisa ketangkep sama orang,” akunya. Lanjutnya, barang-barang hasil curiannya tersebut dibawa ke Jakarta dan dijual dengan seseorang yang tidak diketahui namanya dan uang hasil penjualan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. “Sebelumnya saya juga pernah di tangkap polisi karena melakukan aksi pencurian juga,” pungkasnya.(rif)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: