banner 728x90

Sidang Lanjutan Kasus Penipuan (kik)

Ini Alasan Basuri Tak Hadir
GANTUNG – Ketidakhadiran Bupati Belitung Timur (Beltim) Basuri T Purnama, sebagai saksi saat menghadiri sidang lanjutan kasus penipuan pengurusan izin usaha pertambangan (IUP) di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan selasa (23/12) lalu, bukan karena kesengajaan atau tidak mengindahkan penggilan tersebut.
Absennya Basuri sebagai saksi untuk ke tiga kalinya, diungkapkan oleh kuasa hukumnya Fifi Lety Indra, yang juga Adik Kandung Basuri. Fifi mengatakan bahwa ada tiga kali panggilan yang ditujukan kepada kliennya tersebut, kesemuanya itu bertepatan dengan adanya urusan negara.

“Mana yang lebih penting urusan negara atau panggilan saksi,” ungkap Fifi saat di temui di kediamanannya orangtuanya Jalan KA Bujang Desa Lenggang Gantung, saat Open house perayaan Natal, Kamis (25/12) pekan lalu.

Dijelaskan, tiga kali panggilan sebagai saksi persidangan di PN Tanjung Pandan, memang kliennya (Basuri, red) tidak hadir. Pada panggilan pertama kliennya absen karena ada urusan negara di Jakarta, yang kedua ada rapat Paripurna di DPRD Beltim, dan ketiga karena dipanggil oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membahas tentang Undang Undang  desa yang baru.
“Jadi bukan karena ada alasan yang dibuat buat, dan itu semua ada surat resminya,” terang Fifi.
Fifi menegaskan bahwa itu diatur kedalam KUHAP bahwa seorang pejabat jika ada urusan negara, boleh tidak datang menghadiri persidangan. Selain itu, juga sudah diatur undang-undang memang harus mendahulukan tugas negara dan itu sangat lebih penting.

“Kemarin saya selaku kuasa hukumnya sudah mengirim surat ke PN, kan tinggal dibacakan dan sudah di BAP. Jadi kalo tidak lengkap Jaksa wajib minta BAP ulang, jika tidak diminta ulang berarti BAPnya sudah lengkap dong,” jelas Fifi.

Satu hal juga menurut Fifi, bahwa itu bukan suatu kerugian negara, namun ini hanya kerugian pribadi.
“Jadi kepentingan pribadi dan kepentingan/tugas negara, yah tentunya orang waras manapun akan tetap memilih kepentingan/tugas negara lah. Apa lagi yang dipanggil tidak boleh diwakilkan, contohnya seperti dipanggil oleh Mendagri kan berarti sangat penting,” paparnya.
“Jika mau kesaksian yang lengkap bisa juga ditanyakan sama Pak Jafri (Mantan Ketua DPRD Beltim, red) dan juga Pak Edison (Mantan Kapolres Beltim, red) dan mereka sangat tahu kronologis yang sesungguhnya,” tambah Fifi.

Saat ditanya apakah Basuri akan datang pada saat penggilan sebagai saksi pada sidang lanjutan nantinya, Fifi mengatakan, jika memang tidak ada panggilan/tugas negara, kliennya nanti tetap akan datang.
“Yah jika memang tidak ada panggilan atau tugas negara nantinya, mengapa kita tidak hadir dipersidangan,” tutup Fifi. (feb)

ket foto : Fifi Lety Indra, Penasehat/Kuasa Hukum Basuri T Purnama.

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: