banner 728x90

Sifat Zionis

banner 468x60

Polisi Israel berjaga di luar Masjid Al-Aqsa saat Israel mengeluarkan larangan warga Palestina masuk Masjid Al-Aqsa. Foto : reuters

belitongekspres.co.id, Sikap kejam Isreal terhadap warga Palestina, mendapat perlawanan dari sejumlah negara-negara berpenduduk muslim. PBB pun didesak agar bersikap tegas pada Isreal, namun tentara Israel semakin beringas. Belum lama ini, Isreal pun memblokade Masjid Aqsa, namun kemarin blokade ini akhirnya dibuka, itu pu setelah didesak oleh banyak negara. Demikianlah sikap keras dan serakahnya Isreal.

banner 300x250

Sikap keras Isreal ini sejalan dengan sifat mereka, yakni zionisme. Zionisme adalah gerakan nasional orang Yahudi dan budaya Yahudi yang mendukung terciptanya sebuah tanah air Yahudi di wilayah yang didefinisikan sebagai Tanah Israel. Mereka mengklaim bahwa Masjidil Aqsa dan sekitarnya itu milik mereka. Namun sikap ini bukan lagi sekadar ingin menguasai Masjidil Aqsa tetapi ingin menguasi dunia.

Lihat saja bagaimana Amerika Serikat selalu tidak berkutik ketika berhadapan dengan Israel, karena pengusaha-penguasa besar di Amerika Serikat itu adalah orang Yahudi.

Bukan hanya di Amerika, orang-orang Yahudi ini juga menguasai perdagangan internasional. Bahkan panggung politik di PBB pun bisa mereka mainkan. Uang bisa mengatur politik (kebijakan). Kata ahli manajemen Jepang, Kenichi Ohmae bahwa saat ini terjadi The End of The Nation State, masa berakhirnya batas-batas negara, semua bisa diatur. Penguasaha yang memiliki uanglah yang mengatur negara, bahkan lintas negara, karena tidak ada lagi batas negara. Nah, karena orang Yahudi ini banyak yang menjadi pengusaha dan cerdas, maka batas negara tidak lagi hambatan, mereka bisa mengatur lintas negara.

Masalahnya sekarang bukan soal Yahudi, sikap serakah zionisme itu mulai pula merusak sendi-sendi kehidupan di negara kita. Lihat saja sikap serakah para pejabat di negeri ini, mereka sudah digaji tinggi, tetapi anehnya tetap kurang, maka karena sikap serakah itu, mereka pun korupsi.

Sikap serakah seperti zionisme itu juga menular ke politisi di negeri ini. Sehingga triliunan uang negara ditilap. Uang negara jadi ”bancaan” atau pesta, bagaikan makanan diperebutkan saat berpesta. Jangan heran kalau kasus KTP-el itu menyeret banyak kalangan politisi, yang sebenarnya mereka itu tidak miskin, mereka sudah kaya, tetapi karena sifat serakah yang ada dalam diri mereka, maka mereka merasa tidak cukup, terus haus, bahkan jika meminum air laut pun masih kurang. Hausnya semakin terasa tatkala melakukan korupsi. Lagi-lagi ini disebabkan sikap serakah yang merasuki jiwa mereka.

Sifat serakah juga merasuki perguruan tinggi. Perguruan tinggi jadi ajang perebutan jabatan, yang ujung-ujungnya berebut uang. Jika kalangan cendikiawan mengejek Yahudi itu serakah, sebenarnya tudingan itu pada diri mereka sendiri, sebab sifat serakah itu merasuki jiwa mereka. Perguruan tinggi tidak lagi mengedepankan ilmiah, tetapi geng antar-kelompok untuk merebut jabatan dari level tinggi sampai jabatan level terendah. Ruh ilmiah pun hilang dari perguruan tinggi.

Sifat serakah bukan hanya merasuki jenjang terendah di negeri ini, seperti di tingkat kelurahan atau pengurusan di tingkat kecamatan, tetapi terang-terangan (kasat mata) sudah merasuki sendi-sendi berbangsa. Para tokoh nasional berteking mempertahankan rezimnya dengan berbagai cara. Tidak peduli apakah cara ini santun atau tidak, yang penting mereka bisa mempertahankan kekuasaannya.

Seharusnya kita sadar bahwa sikap serakah itu bukan hanya ada di bangsa Isreal, tetapi sudah merasuk ke dalam diri kita. Ketika kita kutuk mereka serakah, anehnya diri kita sendiri ternyata juga serakah.
Mari kita usir sikap serakah dalam diri kita, kalau tidak bisa, minimal dikurangi. Kalau tidak, maka diri kita sendiri ternyata sama dengan Isreal yang memiliki sifat serakah (melakukan korupsi).***

Read more:Riaupos.co

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Sifat Zionis,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: