banner 728x90

Soal Kenaikan TDL, Dirut PLN Merasa Difitnah

banner 468x60
sofyan-basir

Sofyan Basir. Foto: dok/Indopos-JPNN

JAKARTA – Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir merasa bingung sekaligus kecewa dengan beredarnya informasi kenaikan tarif dasar listri (TDL) yang ramai di media sosial.  “Makanya saya bingung, yang mengatakan TDL naik ini siapa? Masa medsos yang menaikkan TDL?” ujar Sofyan menanggapi pertanyaan wartawan di kompleks Istana Negara, Rabu (14/6).

banner 300x250

Dia menegaskan kenaikan TDL itu kewenangannya ada pada pemerintah, atas persetujun DPR.  Karena itu kata Sofyan, dirut PLN tidak bisa menaikkan tarif yang dibayar pelanggan.  “Jadi menurut saya hanya isu, mohon maaf, lebih ke arah mendiskreditkan, fitnah, baik untuk PLN maupun pemerintah,” tegas mantan dirut BRI itu.

Saat ditanya tentang angka penerima subsidi listrik apakah ada penambahan? Sofyan menjawab terjadi kenaikan dari 15,5 juta menjadi 22 juta untuk pelanggan 450 watt.  “Yang 900 watt yang diturunkan dari 22 juta, empat juta masuk dalam kategori disubsidi,” tandas Sofyan.

Menurut Sofyan, pelanggan listrik dengan daya 900 watt ke atas tidak layak disubsidi. Sebab, banyak rumah tangga pengguna listrik 900 watt yang memiliki mobil, ruangan dengan pengatur suhu atau AC hingga barang-barang elektronik lainnya.

Sofyan mengatakan, kalangan itu ketika membayar tagihan listrik berarti menerima subsidi yang lebih besar ketimbang masyarakat yang benar-benar miskin. Karenanya subsidi untuk pelanggan listrik 900 watt ditarik.  “Negara memberikan kepada yang 900 watt, padahal dia tidak layak disubsidi. Nah ini yang diubah tahun lalu. Jadi sekali lagi tidak ada kenaikan TDL,” pungkasnya.(fat/jpnn)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: