banner 728x90

Sodomi Rekan Saat Mabuk

SUNGAILIAT – Akibat pengaruh minuman keras yang berlebihan, Bahar, warga Desa Muntabak, Pemali, tega menyodomi rekannya Agus Iskandar (31), Sabtu (24/1). Peristiwa ini dilakukan pria 50 tahun tersebut, usai pulang dari karaoke. Dari informasi yang dihimpun Radar Bangka, kejadian berawal saat Agus bersama Bahar terlebih menggadaikan kalung emas ke salah satu rekannya untuk pergi karaoke. Setelah uangnya cair, keduanya pun berboncengan ke salah satu tempat karaoke yang ada di kota Sungailiat menggunakan sepeda motor.
Sesampainya disana, keduanya langsung menyewa salah satu room berikut 2 pemandu lagu untuk menemani mereka. Keduanya pun happy sambil menegak miras sembari bernyanyi hingga pukul 02.00 dini hari. Mengingat saat itu sedang turun hujan, membuat Bahar dan Agus nekat menerobos hujan menggunakan sepeda motor dalam kondisi mabuk. Lantaran saat itu baju dan celana yang di pakai oleh Agus basah kuyup membuat dirinya meminjam sarung milik Bahar.
Oleh Bahar pun akhirnya dipinjamkan sarung tersebut. Agus yang berada didalam kamar pelaku dalam kondisi mabuk itu spontan saja membaringkan tubuhnya di atas ranjang kamar pelaku dengan posisi telungkup. Saat itulah, Bahar lantas membuka celananya dan menyodomi Agus. Setengah sadar korban yang mengetahui dirinya di sodomi lantas berusaha memberikan perlawanan. Lantaran kedua tangan korban dipegang oleh pelaku membuat korban pasrah. Tak terima atas perlakuan pelaku kepada dirinya membuat korban nekad melaporkan hal tersebut ke Mapolres Bangka Rabu kemarin (28/1).
Kasatreskrim Polres Bangka AKP Agus Arif Wijayanto., SH., S.Ik menjelaskan, setelah menerima laporan korban, Tim Opsnal langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. “Dan pelaku berhasil kita amankan setelah korban melaporkan hal itu kepada kita,” jelas Agus. Menurut Kasat, dari keterangan pelaku melakukan hal itu lantaran masih dalam keadaan mabuk serta masih teringat dengan kemolekan salah satu pemandu lagu. “Jadi pelaku ini belum pernah menikah. Menurut pengakuannya ia menyetubuhi rekannya sendiri karena tak kuasa menahan konaknya. Disana ia membayangkan jika yang ia setubuhi itu adalah wanita yang menemani ia tadi,” tambahnya.
Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal 289 atau 290 KUHP tentang pencabulan terhadap orang yang sudah tidak berdaya atau dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Saat ini pelaku kita mintai keterangan dan akan kita lakukan penahanan,” pungkasnya.
Sementara, Erwin alias Brono (40), warga kampung Asam Kecamatan Rangkui dibekuk Satuan Reserse Polres Pangkalpinang Kamis (29/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Brono yang berstatus bujangan ini ditangkap petugas, karena diduga telah melakukan pelanggaran kasus tindak pidana pidana Asusila yang terjadi kepada Al (5), tetangganya sendiri. Meski demikian, Brono membantah keras hal tersebut. Ia mengaku, itu adalah fitnah. “Tidak pak, saya tidak melakukan hal itu. Memang anak itu sering ke rumah kakak saya yang tidak jauh dari rumah saudara saya, namun saya tidak pernah menyentuh dia atau melakukan perbuatan asusila seperti tuduhan orang tua korban,” ucapnya.
Sementara Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi menyebutkan, bahwa korban sudah di lakukan visum dan hasil pemeriksaan tersebut korban mengalami luka memar pada pembuangan kotorannya. “Yah namanya juga tersangka yang membela dirinya sendiri kalau dia mau ngomong apa itu terserah dia, karena bukit visum sudah ada dan korban pun mengatakan kalau aksi bejat pelaku sudah sering kali Ia, lakukan kepada korbnan,” ucapnya.
Lebih lanjut Kabag Ops mengatakan, dalam kasus ini tersangka akan diancam dengan undang-undang perlindungan perempuan dan anak (PPA). “Pelaku kita kenakan dengan undang-undangĀ  perlindungan perempuan dan anak (PPA). dan saat ini pelaku telah kita amankan dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.(rif/cr58)

Related Search

Rate this article!
Sodomi Rekan Saat Mabuk,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: