banner 728x90

Sonia Fergina Citra, Puteri Indonesia 2018, Maafkan Mereka yang Nyinyir

MINGGU malam (11/3), wajah Sonia Fergina Citra tampak cantik. Dia tampil segar meski seharian mengikuti rangkaian kegiatan bersama Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu. Senyum tersungging di wajah manisnya. Kepada Jawa Pos, perempuan 25 tahun itu bercerita tentang pengalaman terpilih sebagai Puteri Indonesia 2018.

Saat Bangka Belitung dipanggil sebagai pemenang, bagaimana rasanya?

Jujur aja aku kaget dan juga blank. Itu kelihatan banget dari ekspresiku. Penampilan 38 finalis lain itu bagus-bagus dan all-out. Aku masih nggak percaya, ini beneran terjadi nggak sih. Saking nggak percaya sekaligus bahagia, malam itu aku nggak bisa tidur lho. Hehehe…

Apa perbedaan terbesar sebelum dan sesudah menjadi Puteri Indonesia?

Menurut aku sama saja. Selama karantina, aku selalu berusaha jadi diriku sendiri dan ikut setiap kegiatan dengan baik. Kalaupun ada, mungkin sekarang aku lebih yakin untuk setiap hal yang aku jalani.

Kualitas apa yang kamu banggakan dalam diri kamu?

Aku orangnya positive thinking, responsible, dan passionate. Aku selalu menerapkan tiga hal itu dalam pekerjaan, termasuk ketika aku menjadi Puteri Indonesia. Untuk sifat responsible dan passionate, aku berusaha menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab dan semangat.

Soal positive thinking, bagaimana cara kamu menghadapi komentar negatif?

Setiap hal yang kita pikirkan secara positif akan memberikan hasil positif juga. Untuk berbagai komentar negatif di media sosial, saya coba hadapi atau balas dengan sikap positif. Aku percaya, kalau kita selalu bersikap positif, para pemberi komentar negatif itu juga akan ikut merasakan hal positif.

Kamu pasti sudah membaca komentar-komentar nyinyir tentang kamu. Bagaimana kamu bereaksi?

Jujur aja aku awalnya sedih karena aku sudah berusaha menampilkan yang terbaik. Cuma, aku nggak memasukkan itu ke hati karena aku juga tahu yang berkomentar negatif itu belum kenal aku. Tapi, beberapa di antara mereka sudah meminta maaf via DM. Aku pun sudah memaafkan semuanya. Komentar mereka jadi motivasi aku supaya lebih berkembang.

 

Apa yang mau kamu perbaiki atau persiapkan untuk ke Miss Universe?

Pastinya aku mau belajar memperbaiki yang paling banyak dikomentari orang, yaitu public speaking. Hehe… Aku juga mau berlatih cara berekspresi. Soalnya, selain dibilang nggak bagus di public speaking, ekspresi aku sering dibilang kosong atau kurang senyum. Itu tantangan buat aku supaya lebih bisa percaya diri dan punya keterampilan berkomunikasi.

Selain taekwondo, kamu jago capoeira. Memang addicted sama bela diri ya?

Hahaha… Iya, aku sempat belajar capoeira. Jadi, sejak SD, aku terbiasa dengan olahraga dan bela diri karena keluarga aku rata-rata suka dengan aktivitas fisik. Makanya, aku juga suka banget olahraga. Mulai basket, voli, sampai bulu tangkis. Aku suka itu semua karena membuat badan lebih fit.

Bagaimana kamu bisa jadi Duta Taekwondo Bangka Belitung?

Aku menekuni taekwondo sejak kelas III SD. Walaupun belum pernah menang kejuaraan, aku jadi kenal banyak orang di komunitas taekwondo lokal. Di dojang tempat aku latihan, aku juga dianggap anak kesayangan gitu. Dari situ, banyak yang sepakat memilih aku sebagai duta taekwondo.

Mau nggak bikin kampanye seperti Demi-Leigh Nel-Peters (Miss Universe 2017) yang mengajak para perempuan supaya berani membela diri?

Kalau bisa, kenapa enggak? Aku bakal seneng banget kalau ada kesempatan bikin kampanye semacam itu. Apalagi kalau didukung sama pemerintah. Itu bakal bikin semakin banyak orang untuk sadar pentingnya kekuatan bagi perempuan. (glandy burnama/c7/na)

Resign Demi Jadi Puteri Indonesia

SEBELUM mengikuti seleksi Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra menjadi pekerja kantoran. Dia pernah bekerja sebagai staf HRD, social media officer, dan terakhir, digital marketing executive sebuah perusahaan di Jakarta. ’’Pas bekerja di bagian social media, aku jadi punya passion di bidang digital juga,’’ ungkap sarjana Sastra Inggris Universitas Bina Nusantara itu.

Hanya setahun menekuni karir di dunia digital marketing, Sonia mendapat tawaran dari penyelenggara pageant di Bangka Belitung, kota asalnya. Sonia ditawari untuk ikut ajang Puteri Indonesia Bangka Belitung. Dia pun berpeluang mewakili Bangka Belitung di Pemilihan Puteri Indonesia 2018.

Sonia cukup akrab dengan dunia pageant sejak 2007. Dia sering ikut kontes kecantikan atau pemilihan duta lokal. Karena itu, dia langsung menerima. ’’Usiaku sudah 25 tahun. Kalau nggak sekarang, aku nggak tahu apakah bisa ikut Puteri Indonesia lagi atau nggak,’’ katanya. Akhirnya Sonia kembali ke kampung halamannya untuk mengikuti pemilihan.

Keputusan Sonia tepat. Dia terpilih sebagai Puteri Indonesia Bangka Belitung 2017. Dia mewakili Bangka Belitung di ajang Puteri Indonesia 2018. Untuk itu, dia harus bolak-balik Jakarta-Bangka Belitung guna mempersiapkan diri. Saat itulah Sonia dihadapkan pada pilihan lain. Pihak perusahaan memintanya untuk berfokus pada salah satu, pekerjaan atau menjadi Puteri. Sonia akhirnya memilih resign dari pekerjaan.

’’Menjadi beauty queen juga adalah impian aku sejak kecil,’’ kata Sonia. Lagi-lagi, Sonia beruntung. Dia terpilih sebagai Puteri Indonesia 2018 dan punya waktu lebih banyak untuk menjalankan tugasnya. Sonia pun semakin mantap untuk menjalankan tugasnya sebagai Puteri Indonesia 2018 dengan baik. ’’Terpilih sebagai Puteri Indonesia 2018 akan memberi banyak peluang di bidang lain juga,’’ tuturnya semringah. (len/c7/na)

Putri Grafis

Trivia Sonia

– Paling suka membaca puisi, terutama karya klasik seperti puisi William Shakespeare. Dia mengaku sosok yang melankolis.

– Makanan favoritnya adalah sup gangan. Yakni, sup ikan khas Belitung.

– Hobi traveling. Kalau berkunjung ke sebuah kota, Sonia pasti langsung mencari makanan khasnya. ”Aku suka banget wisata kuliner,” katanya.

– Kini juga mulai belajar muay thai supaya badannya lebih sehat dan bertenaga.

– Mengidolakan Bunda Teresa yang selalu memberi pengaruh positif bagi orang di sekelilingnya. (len/c6/na)

Related Search

Tags:
author

Author: