banner 728x90

//Sosialisasikan Kewarganegaraan RI

//Kanwil Kemkumham Pilih Beltim

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Ket foto A : Peserta yang ikut dalam kegiatan Sosialisasi Kewarganegaraan Republik Indonesia di ruang Satu Hati Bangun Negeri, Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (22/10) kemarin.

MANGGAR – Guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kewarganegaraan, Kantor Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Kepulauan Bangka Belitung memandang perlu dilakukan sosialisasi kewarganegaraan Republik Indonesia.
Ketua panitia sosialisasi, M Ariyanto menjelaskan, tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan seluruh stakeholder yang berkaitan langsung dengan urusan kewarganegaraan.

“Maksud sosialisasi tentang kewarganegaraan agar tidak muncul lagi masalah kewarganegaraan khususnya di Bangka Belitung,” ungkapnya, mengawali sosialisasi Kewarganegaraan Republik Indonesia di ruang Satu Hati Bangun Negeri, Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (22/10) kemarin.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Divisi Perlindungan Hukum dan HAM, Salmon Pardede mengatakan, kegiatan sosialisasi kewarganegaraan di Kabupaten Beltim didasari kerjasama yang baik antara Kanwil Kemkumham dengan Pemda Beltim.

Wujud keberhasilan kerjasama dibuktikan dengan menempatkan Kabupaten Beltim sebagai satu-satunya Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menerima penghargaan Negara pada 7 Agustus 2015. Antara lain, penghargaan Sasana Desa Sadar Hukum, Beltim sebagai Kawasan Berbudaya dan Intelektual dan Peduli Bantuan Hukum bagi Orang dan Kelompok Orang Miskin.

“Beltim mendapatkan 3 penghargaan, kalau dibandingkan dengan yang lain hanya 2 penghargaan. Mudah-mudahan setelah kegiatan sosialisasi kewarganegaraan RI, Kabupaten Beltim terus berpacu mendulang prestasi dibidang Hukum dan HAM,” ujar Pardede.

Salah satunya, kata Pardede, dengan peduli melakukan inventarisasi pemukiman asing yang telah turun temurun tapi tidak punya dokumen di seluruh pelosok, guna mendapat penyelesaian status kewarganegaraan.

“Pada akhirnya kami berharap agar kegiatan dapat bermanfaat, hasilnya dapat dinikmati seluruh anak bangsa,” harap Pardede.

Di sisi lain, Asisten I Setda Beltim, Sarjono mewakili Bupati Beltim, mengajak panitia dan peserta menyebarluaskan informasi sosialisasi kewarganegaraan kepada masyarakat.

“Terutama warga keturunan yang belum memiliki dokumen kependudukan,” singkatnya.

Peserta sosialisasi kewarganegaraan dihadiri Kantor Imigrasi Tanjungpandan, Wahyu, Bagian Hukum Setda Beltim, Dinas Dukcapil, Disnaker, Camat, Kepala Desa dan warga keturunan yang berdomisili di Kabupaten Beltim. (feb)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: