banner 728x90

Subari Akan Umumkan di Media Massa, Anggota Dewan Kota Jarang Ngantor

Achmad Subari Ketua DPRD Pangkalpinang

//Sudah Ditegur tapi Tidak Mempan

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari mengaku geram dengan sikap sejumlah anggota DPRD yang seringkali tidak menghadiri rapat paripurna. Selaku pimpinan dewan, dirinya akan mengambil sikap tegas dengan mengumumkan nama-nama anggota dewan yang jarang hadir tersebut kepada media massa.

“Ini sudah kelewatan (anggota dewan tak hadir, red). Kita sih sudah pernah menegur mereka, tapi nggak mempan juga, makanya kita berinisiatif mengumumkan nama-nama mereka ke media massa,” ujar Subari kepada Babel Pos usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (3/9).

Terkait sikap anggota dewan yang pemalas ini, Politisi Gerindra ini menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilai. “Kita sudah mengantongi nama-nama anggota dewan yang malas ini. Ada sekitar delapan hingga sembilan orang. Nama-nama inilah akan kita umumkan ke media biar masyarakat tahu gimana kinerja para wakil rakyatnya,” tegasnya.

Pantauan Babel Pos, dalam rapat paripurna yang mengagendakan penandatanganan Nota Kesepakan terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUA-PPAS), hanya dihadiri 16 anggota dari total 30 anggota dewan. Sisanya, tercatat tanpa keterangan.

Ketidakhadiran anggota dewan ini sempat membuat pelaksanaan rapat paripurna molor hingga dua jam. Rapat paripurna yang sebelumnya dijadwalkan pukul 09.00 WIB, baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB. Atas kondisi ini, membuat sejumlah undangan yang hadir tepat waktu merasa geram dengan sikap para wakil rakyat. Konidis ini terus terjadi berulang kali setiap rapat paripurna.

“Selaku pimpinan, jujur saya merasa malu, karena kondisi ini terus terjadi. Tapi lucunya, setiap perjalanan dinas ke luar daerah, semuanya hadir tepat waktu. Ini kan berarti mereka lebih mementingkan perjalanan dinas ketimbang menghadiri rapat paripurna,” sindir Subari.

Sebelumnya diakui Subari, selama setengah tahun terakhir ini pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap absebsi anggota dewan. Dari jumlah akumulasi tingkat kehadiran, dirinya menilai memang sangat minim. “Kita harap dengan diumumkan ke media massa, anggota dewan merasa malu bahwa mereka lebih memilih dinas luar ketimbang menghadiri rapat paripurna, biar selanjutnya masyarakat yang menilai,” pungkasnya.(pas)

Related Search

Tags:
author

Author: