banner 728x90

Swasembada Pangan Hasil Kerja Keras Bersama

 

Foto : (Kanan) Dandim 0414 Belitung Letkol KAV Eko Saptono K saat Panen Raya Sawah di Desa Bantan, Kecamatan Membalong menggunakan Harvester Machine, Rabu (1/2) pagi kemarin.

Foto : Kodim For BE

*Per Hektar Sawah di Desa Bantan Hasilkan Padi Sekitar 4,2 Ton

TANJUNGPANDAN-Komandan Distrik Militer (Dandim) 0414 Belitung Letkol KAV Eko Saptono K menyatakan, keberhasilan swasembada pangan di Desa Bantan Kecamatan Membalong merupakan hasil kerja keras bersama. Itu, baik dari Dinas Pertanian Pemerintah Desa dan masyarakat setempat. Sehingga sawah yang digarap Kelompok Tani Karya Tani seluas

30 hektar itu bisa memproduksi padi sekitar 4,2 ton dalam satu hektar.

“Jadi panen raya sawah di Desa Bantan ini untuk yang kesekian kalinya. Dan mereka sudah mulai menanam sejak tiga bulan lalu. Lantas, Kelompok Tani Karya Tani sudah bisa mengolah dari bibit padi menjadi beras,” kata Dandim kepada Belitong Ekspres, Rabu (1/2) kemarin di ruang kerjanya.

Diungkapkan Letkol KAV Eko Saptono, hingga saat ini sebagian beras hasil produksi petani padi di Kecamatan Membalong dan sekitarnya sudah bisa dinikmatinya masyarakat. Soalnya sebagian dari hasil produk tersebut sudah di jual dan didapatkan di pasaran.

“Rencana pada tahun 2017 ini akan ada cetak sawah baru di Seluruh Kecamatan di Kabupaten Belitung ini, dengan luas lahan sekitar 150 Hektar. Dan TNI tetap akan mengawal, membina dan sama-sama bergotong royong. Baik bersama petani maupun Dinas Pertanian untuk meningkatkan swasembada pangan di daerah ini,” terangnya.

Dilanjutkan Letkol KAV Eko Saptono, dengan harapan Belitung bisa menghasilkan beras, minimal untuk keperluan sendiri. Dengan begitu kedepannya Belitung tidak lagi membeli beras dari daerah lainnya. Untuk itu pihaknya akan terus mengajak masyarakat untuk tetap bercocok tanam. Dengan mengandalkan Sumber Daya Manusia yang ada.

“Nanti kita juga akan membentuk Sentra Pelayanan Padi Terpadu (SP3T) lokasinya di Kecamatan Membalong. Fungsi sentra ini untuk membantu petani mulai tahap penanaman padi, hingga penjualan. Dan Badan ini akan di kelola khusus dari TNI AD/Kodim 0414,” terangnya.

Kata Letkol KAV Eko Saptono, terbentuknya badan tersebut untuk mendukung program dari sektor pertanian. Lebih dari itu memudahkan pekerjaan masyarakat khususnya petani dalam menanam padi. Soalnya masih ada beberapa kendala yang di hadapi petani. Sebab masih ada beberapa faktor yang harus dihadapi, terutama alam.

“Kenapa kita pilih ditempatkan di Kecamatan Membalong, karena sekarang ini sawah kita sebagian berada disana. Dan alhamdulillah lebih 70 persen program swasembada beras kita di Belitung berhasil. Sisanya masih ada kendala, misalnya saat hujan ada sebagian sawah kita terendam banjir,” pungkasnya.(mg2)

Related Search

author

Author: