banner 728x90

Tahun Ini Seluruh SMK Akreditasi A

//Pemprov Babel MoU dengan BNSP Terkait Kerjasama Sertifikasi Profesi
PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi menargetkan seluruh SMK di Babel berakreditasi A tahun ini. Dengan demikian, didirikannya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di SMK bisa berlangsung dengan cepat. Pemprov Babel pun direncanakan akan mengadakan MoU dengan Badan Nasional Sertifikas Profesi (BNSP), Selasa (22/5) terkait program tersebut.
“InsyaAllah Hari Senin ini MoU dengan BNSP berkenaan dengan sertifikasi yang akan dilakukan di SMK-SMK. Jadi, target kita seluruh SMK yang ada di Bangka Belitung ini kita tingkatkan akreditasinya jadi A. Setelah jadi A, asesornya kita tingkatkan, kita kursuskan. Setelah itu, kita tahun ini menargetkan beberapa SMK untuk dapat menerbitkan sertifikat profesi,” tegas Gubernur kemarin (19/5).
Dengan adanya sertifikasi profesi ini, diharapkan lulusan SMK se-Babel menjadi sumber daya manusia (SDM) yang bersaing dengan tenaga kerja luar. Apalagi, dengan memegang sertifikat profesi menjadi bukti bahwa lulusan SMK memang seorang tenaga kerja yang ahli. Seperti dicontohkan Erzaldi, lulusan SMK yang memiliki sertifikat teknisi mesin, administrasi kantor, olah kayu dan sebagainya.
“Kita akan meningkatkan kerja sama magang siswa yang dikatikan dengan kurikulum. Jadi anak-anak SMK itu akan kita magangkan misalnya di Hypermart, di Giant, di Ramayana sebagai syarat mereka mendapatkan sertifikasi, karena nanti mungkin tahun berikutnya sudah ada persyaratan kalau tenaga kerja yang ingni melamar harus ¬†melampirkan sertifikat, tidak ada sertifikat tidak bisa,” ujar Erzaldi.
Tidak menutup kemungkinan juga, bahwa Dinas-dinas di lingkungan provinsi juga akan mensyaratkan para pelamarnya harus memiliki sertifikat profesi. “Nah seperti kemarin, sertifikasi jasa konstruksi yang diadakan oleh PU. Mereka ada yang tidak tamat STM, tapi bisa dapat sertifikat setelah dapat pelatihan lebih dulu. Tahun depan pekerjaan di lingkungan provinsi mensyaratkan ada sertifkat itu juga, dimana kahlian mereka dibutuhan pada kegiatan tersebut,” kata Gubernur.
Sementara ini, untuk tahun ini baru beberapa sekolah saja yang bisa mengeluarkan sertifkasi profesi. Erzaldi berharap target akreditasi 100% seluruh SMK bisa tercapai 2018, sehingga 2019 seluruhnya bisa mengeluarkan sertifikat profesi. “Begitu dia tamat SMK, mereka harus ada sertifikat, kalau belum ada usahakan ada sertifikat. Di sini kita memacu tingkat keahlian pekerja lokal untuk dapat bersaing dengan pekerja luar,” pungkas Erzaldi. (aka)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: