banner 728x90

Teknologi Tepat Guna Sarana Efektif Penerapan Pembelajaran Sains

banner 468x60

Oleh: Hendro Kuncoro Raharjo S.Pd.
(Guru Fisika – SMA Negeri 1 Membalong Kab .Belitung)

Setiap manusia dalam memenuhi kebutuhannya tentu selalu mencari cara agar apa yang diinginkannya dapat terwujud , baik dari cara atau metode yang sudah turun temurun diajarkan oleh nenek moyangnya juga cara/metode yang sengaja dibuat seiring dengan permasalahan pemenuhan kebutuhan yang baru.

banner 300x250

CARA atau metode tersebut secara umum bisa disebut sebagai tehnologi yaitu keseluruhan sarana untuk menyediakan barang – barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Tehnologi yang dikembangkan oleh manusia banyak ragamnya dan merata disemua bidang kehidupan manusia mulai dari pemenuhan kebutuhan dari yang termudah, yang biasa dilakukan sehari hari hingga kegiatan – kegiatan yang memerlukan tehnologi yang lebih kompleks. Namun tehnologi yang dikembangkan manusia tidak semuanya bisa dinikmati oleh masyarakat luas, bisa dimanfaatkan dalam mempermudah pekerjaan manusia karena terbatasnya kemampuan sebagian masyarakat dalam mendapatkan tehnologi tersebut atau memang tehnologi tersebut tidak bisa diterapkan pada suatu daerah karena akses maupun fasilitas pendukung yang tidak ada. Hal ini tentu akan membuat tehnologi yang dikembangkan tersebut menjadi tidak bermakna bermasyarakat dan menuntut masyarakat di daerah tertentu, dengan kemampuan terbatas akan berfikir keras menciptakan kreativitas dalam mempermudah kegiatan – kegiatan pemenuhan kebutuhannya.

Tehnologi Tepat Guna dapat dikatakan sebagai tehnologi yang sederhana yang dibuat khusus dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dimana masyarakat bisa memanfaatkannya, membuatnya dan menggunakannya dengan mudah sesuai dengan kegiatan – kegiatan pemenuhan kebutuhannya sehari – hari . Tehnologi tepat guna dikembangkan untuk mempermudah kegiatan masyarakat bukanlah selalu tehnologi yang baru dan belum pernah ada namun tehnologi yang dicirikan sebagai sebuah tehnologi yang berkaitan dengan

  1. Perbaikan tehnologi tradisional yang selama ini menjadi penopang utama biadang pertanian, industri, mereka ulang tehnologi, bidang kesehatan dan kesejahteraan sebuah kelompok masyarakat tertentu,
  2. tehnologi yang dibuat dengan biaya yang murah dan mudah dalam pembuatannya
  3. tehnologi yang   bisa juga sebuah perbaikan tehnologi tradisional
  4. Merupakan tehnologi yang ramah lingkungan serta dapat dengan mudah digunakan oleh masyarakat. Untuk dapat memperkenalkan dan menyebarluaskan tehnologi tepat guna sehingga masyarakat mengetahui maupun memanfaatkannya maka pemerintah sejak Tahun 1998 telah menggelar ajang Gelar Tehnologi Tepat Guna. Gelar Tehnologi Tepat Guna sebuah ajang yang bertujuan memasyarakatkan dan mempercepat transformasi tehnologi tepat guna yang dimiliki oleh dunia usaha, elemen masyarakat baik individual maupun kelompok kepada masyarakat luas sehingga menjadi tahu dan menambah wawasan tentang tehnologi yang dapat digunakan atau diterapkan yang sesuai dengan kebutuhannya. Gelar Tepat Guna ini diadakan oleh pemerintah pusat setiap tahunnya dengan peserta yang telah diseleksi terlebih dahulu di tingkat daerah baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten kota yang diikuti oleh semua masyarakat baik intansi maupun individu, dengan kategori yang berbeda beda disetiap daerahnya. Secara umum kategori tehnologi tepat guna yang diseleksi oleh setiap daerah meliputi kategori umum/individu  maupun kategori dunia pendidikan. Dengan diberikannya kesempatan bagi dunia pendidikan terutama sekolah untuk berpartisipasi menyemarakkan ajang Gelar Tehnologi Tepat Guna maka sangatlah tepat karena merupakan sarana bagi sekolah dalam membina, mencetak para peneliti maupun kreator – kreator muda dalam hal tehnologi.

Dengan mengenalkan tehnologi tepat guna sedini mungkin kepada anak anak usia sekolah / pelajar  maka akan menumbuhkan semangat berkreasi apapun tehnologi dari yang sederhana hingga yang lebih rumit dengan menerapkan ilmu pengetahuan yang mereka terima di sekolah sebagai bentuk nyata terapan dari teori kelimuan menjadi barang / ide yang bisa bermanfaat. Sebagian besar alat – alat tehnologi tepat guna tidak lepas dari penerapan ilmu pengetahuan Alam atau Sains, maka kreativitas seorang guru dalam memberikan pembelajaran sains dituntut untuk bisa memilah dan memilih metode dan model pembelajaran yang mudah dipahami serta mudah diaplikasikan dalam bentuk nyata yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari hari para siswa. Dari pembelajaran Sains yang diterima disekolah siswa langsung bisa memahami dalam bentuk penerapan nyata apa yang mereka bisa lihat di sekelilingnya yang berkaitan dengan tehnologi tepat guna. Materi pembelajaran IPA / Sains yang dapat diaplikasikan dalam tehnologi tepat guna misalnya :

  1. Fluida  dapat diterapkan dalam tehnologi tepat guna yang berkaitan dengan aliran zat cair seperti proses pemurnian air yang keruh, pengubahan air laut menjadi air tawar, sistem tanaman hidroponik yang sangat mudah diterapkan oleh masyarakat.
  2. Panas atau Kalor dapat diterapkan dalam proses yang berkaitan dengan sinar matahari ataupun pengubahan suhu benda misalnya proses penjemuran hasil budidaya kelautan seperti ikan asin, kerupuk ikan, rumput laut maupun proses pembuatan terasi dimana siswa dapat dengan mudah menemui dan mengaplikasikannya , dibidang pertanian dan pertenakan  misalnya proses pengeringan keripik, pembuatan mesin tetas sederhana dan masih banyak lainnya yang bisa dikembang.
  3. Dinamika dan kinematika Gerak , hampir sebagian besar alat tehnologi tepat guna menerapkan materi ini terutama gerak melingkar seperti halnya penerapan dalam pembuatan alat pemotong/pencacah yang kebanyakan  memodifikasi alat dengan menerapkan gerak melingkar kaitannya dengan hubungan roda roda, baik pemotong kerupuk, rumput, kertas, alat perontok padi atau hasil lain, alat pencacah daun ataupun  lainnya.
  4. Getaran dan Gelombang, dapat diterapkan dalam tehnologi tepat guna yang menggunakan sistem pegas misalnya alat pengeprsesan baik kertas, kain maupun santan, alat pemotong juga dapat menerapkan materi ini,  masih banyak sekali alat tenologi tepat guna yang memanfaatkan materi pembelajaan Sains baik materi tentang cahaya, mekanika, listrik magnet, dinamika maupun gelombang, hampir semua bisa diterapkan dalam pembuatan alat alat tehnologi tepat guna. Maka tentunya siswa dituntut untuk selalu berfikir kreatif dalam menemukan ide/gagasan alat yang bisa dimanfaatkan seluruh masyrakat , memodifikasi sebuah alat menjadi alat yang lebih sederhana namun lebih baik fungsinya, lebih murah dan lebih memasyarakat .

Peran seorang guru dalam hal ini sangat diperlukan dalam merangsang pemikiran siswa agar selalu terbuka untuk dapat melihat apa yang ada di
sekitar mereka, apa yang bisa mereka buat dan sempurnakan dari alat alat yang mereka atau masyarakat pakai, membuka pemikiran siswa agar selalu kembali ke alam yaitu memanfaatkan bahan alam yang mungkin belum banyak dimanfaatkan karena ketidak tahuan masyarakat.  Mengarahkan pembelajaran sains untuk dapat diaplikasikan pada tehonologi tepat guna dalam masyarakat dimana siswa itu berada, memberikan rangsangan kepada siswa dalam memunculkan ide berkaitan kreativitas alat tehnologi tepat guna melalui penugasan – penugasan yang berkaitan dengan penerapan ilmu pengetahuan Alam atau sains  dalam kehidupan sehari hari sehingga siswa terbiasa berfikir kritis dan kreatif dalam membuat alat tehnologi tepat guna dengan menerapkan apa yang bisa meraka ambil manfaat dari proses belajar Sains dalam bentuk nyata bukan hanya sebatas sebuah teori – teori yang kebingungan penerapannya  dalam kehidupan sehari – sehari. Maka menjadi guru yang kreatif dalam menjadikan siswa memahami apa yang ia pelajarai, menerapkan apa yang ia pelajari dan memanfaatkan dari apa yang ia pelajari untuk kepentingannya sendiri maupun masyakarat adalah mutlak diperlukan agar sebuah pembelajaran bisa menjadi lebih bermakna. ****

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: