banner 728x90

Terima Pengaduan, Komnas HAM RI Buka Pos Proaktif

banner 468x60

// di UBB & WALHI Babel

PANGKALPINANG – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia (RI) membuka pos pengaduan proaktif yang terbuka untuk seluruh masyarakat Bangka Belitung (Babel).
Untuk memuluskan hal tersebut, Komnas HAM menjalin hubungan kerjasama dengan Rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Babel. Pos pengaduan tersebut akan tersedia di dua lembaga tersebut.
Kasubbag Pelayanan, Pengaduan & Penyelidik Komnas HAM RI, Rima Salim menyampaikan, hadirnya Komnas HAM di Babel ini karena Babel sebagai Provinsi muda yang dimekarkan, akan ada beberapa kasus yang terindetifikasi oleh Komnas HAM.
Dimana kedepannya akan banyak hal-hal yang tak diinginkan itu terjadi, seperti kekerasan Anak, sengketa tanah dan hal lainnya. “Karena di Babel perwakilan Komnas HAM belum ada, jadi kami turun langsung untuk membuka Pos proaktif di UBB dan sekretariat WALHI Babel, untuk menerima pengaduan atau konsultasi warga mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran HAM yang melibatkan dirinya,” paparnya, Selasa (18/11) kemarin.
Adanya pos proaktif ini, bermaksud agar kedepannya Komnas HAM RI juga dapat melakukan identifikasi untuk menduga kasus-kasus yang tidak masuk ke Komnas HAM, dan kasus pra peradilan serta lembaga yang diperlambat atau sengaja dipersulit penyelesaiannya.
“Disini kami membuka jejaring seluas mungkin, siapapun  yang menyampaikan pengaduan akan kita terima dan pelajari berkasnya. Bila sesuai, kita akan tindaklanjuti kasusnya dan kita akan datangi mereka,” bebernya.
“Disini kami bekerja sesuai dengan UU No.39, dimana kami hanya menyelidik, dan hasil penyelidikan akan kami limpahkan ke pihak yang punya kewenangan,” terang Rima.
Pos pengaduan proaktif ini akan dibuka Rabu (19/11) hari ini di rektorat UBB dan kamis (20/11) besok di sekretariat WALHI Babel. “Bila pos proaktif ini sudah ditutup, dan warga Babel belum sempat menyampaikan pengaduannya, Komnas HAM RI bekerjasama dengan WALHI untuk menerima pengaduan dan dapat melaporkan ke Komnas HAM melalui email, fax atau surat.
“Bagi teman-teman yang mengirimkan pengaduan dan sudah kami terima, maka mereka akan menerima surat penerima pengaduan dari Komnas HAM RI. Kita harap semuanya dapat bersinergi,” tandasnya. (eza)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
author

Author: