banner 728x90

Tes Urine, 100 Prajurit TNI AD Negatif Narkoba

Suasana kegiatan tes urin yang dilaksanakan di Mako Kodim 0414/ Belitung, Kamis (12/7) kemarin.

//BNNK Temukan Sabu 5 Gram
//Dikirim Lewat Jasa Pengiriman
      TANJUNGPANDAN – Ratusan Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 0414/Belitung melaksanakan tes urine pada Kamis (12/7) kemarin di Mako Kodim 0414/ Belitung. Hasilnya, tak satupun Prajurit TNI AD yang positif menggunakan Narkoba.
      Pelaksanaan kegiatan tes urine dan penyuluhan anti narkoba tersebut, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung.
     Kasdim 0414 Belitung, Mayor Inf Ruhin mengatakan, ini merupakan agenda rutin Kodim 0414/ Belitung setiap tiga bulan sekali. Sesuai dengan program dari komando atas hal ini untuk mencegah anggota dari penyalahgunaan narkoba.
      “Setiap anggota dilakukan tes urine kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian fakta integritas,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Kamis (12/7) kemarin.
      Kata Kasdim jika pada tes urine ini ada anggota yang terbukti menggunakan narkoba, maka akan segera dilaporkan ke atasan dan akan proses sesuai hukuman yang berlaku di lingkungan militer.
     “Hari ini ada sekitar 100 anggota beserta jajaran di lingkungan Kodim 0414/Belitung yang melakukan tes urine dan hasilnya negatif,” katanya.
      Sementara itu Kepala BNNK Belitung Harun Sani mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari keputusan bersama Panglima TNI dan BNN Pusat agar, dilakukan penyuluhan anti narkoba dan tes urine.
      “Segala upaya akan kita jalankan termasuk juga di instansi lainnya. Meski masih ada beberapa instansi lainnya yang belum peduli dan sadar akan pentingnya penyuluhan anti narkoba dan pelaksanaan tes urine” katanya.
      Harun mengungkapkan, pada hari ini (kemarin,red) pihaknya mendapat laporan dari salah satu jasa pengiriman barang bahwa, terdapat barang yang mencurigakan yang dibungkus dalam pakaian. Ternyata barang yang dicurigai itu adalah sabu-sabu seberat 5 gram.
      “Kita masih melakukan pendalaman terkait ditemukannya paket sabu-sabu seberat 5 gram yang dikirim melalui jasa pengiriman barang,” katanya.
      Menurutnya, Belitung termasuk daerah yang rentan dengan narkoba apa lagi Belitung merupakan daerah pariwisata. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi di masyarakat baik di lingkungan sekolah, instansi maupun kelompok komunitas di masyarakat.
      “Kita akan terus berusaha untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Kalau untuk pemberantasan kita memiliki tim tersendiri. Untuk saat ini barang bukti berupa sabu-sabu seberat 5 gram itu sudah kita amankan,” pungkasnya. (rez)

Related Search

Tags:
author

Author: