banner 728x90

Tim Gabungan Bakar Peralatan TI

Petugas tim gabungan membakar peralatan bekas Tambang Inkonvensional (TI) liar di Sungai Berang, Dusun Ilir, Desa Bantan, Membalong, Jumat (7/12) pagi kemarin.

*Bupati, Kapolres, Dandim, Danlanud Turun Tangan
*Aktivitas TI di Desa Bantan Cemari Aliran Sungai

MEMBALONG – Sejumlah peralatan bekas Tambang Inkonvensional (TI) liar dimusnahkan, saat Tim Gabungan (Timgab) melakukan razia di Aliran Sungai Berang, Dusun Ilir, Desa Bantan, Membalong, Jumat (7/12) pagi kemarin.

Razia ini dipimpin langsung Bupati Belitung H Sahani Saleh. Tidak hanya itu, sejumlah pejabat di Belitung juga ikut dalam penertiban tersebut.

Di antaranya Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang.

Selain itu, hadir juga Danlanud HAS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang, serta Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP Kabupaten Belitung, hanya mendapatkan satu ponton alat.

Mereka tidak menemukan ada aktivitas pertambangan di lokasi. Razia diduga bocor pada saat mereka melakukan razia. Sebab, sehari sebelumnya, Bupati Belitung telah membubarkan aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Bupati Belitung H Sahani Saleh mengatakan, razia ini merupakan tindaklanjut dari keluhan dari masyarakat. Mereka melaporkan adanya pencemaran air kotor ke sungai yang ada di lokasi.

Akibatnya, berdampak buruk kepada nelayan yang mencari ikan. Mendapat laporan itu, dirinya langsung datang ke lokasi untuk melihat secara dekat. Dan hasilnya, terbukti adanya pencemaran lingkungan.

“Sungai itu, merupakan urat nadi bagi nelayan sekitar. Nelayan, mengeluhkan keruhnya air sungai di lokasi, sehingga tangkapan mereka berkurang secara drastis,” ungkap Bupati Belitung.

Oleh karena itu, Bupati yang akrab disapa Sanem, mewarning kepada para penambang agar tidak melakukan aktivitas pertambangan illegal di lokasi. Bahkan, dia mengancam akan menindak tegas, jika mereka masih tetap nekat menambang.

“Kita juga perintahkan aparat penegak hukum untuk menindak penambang yang masih nekat. Dan, pihak kepolisian maupun pol pp, akan bergerak cepat, bila mereka masih menambang,” tutup Sanem, diiyakan Kapolres Belitung, Dandim 0414 dan Danlanud HAS Hanandjoeddin. (kin)

Related Search

Rate this article!
author

Author: