banner 728x90

Tim Gabungan Razia Tempat Hiburan

*Hasilnya Panti Pijat dan Kafe Semua Tutup

TANJUNGPANDAN-Menindak lanjuti laporan dari Ormas (Organisasi Masyarakat) Islam, tentang adanya kafe dan tempat pijat yang diduga beroperasi di bulan Ramadan, Tim Gabungan (Timgab) melakukan razia. Timgap yang terdiri dari Polres Belitung, Pol PP dan Polisi Militer TNI AD melakukan penyisiran di kawasan Tanjungpandan, Kamis (25/6) hingga Jumat (26/6) dini hari.

Razia ini dipimpin Kasat Intel Polres Belitung Iptu Ponijan. Razia dimulai sejak pukul 21.30 WIB, dengan target awal adalah panti pijat. Setelah itu, Timgab meluncur di Jalan Air Merbau. Namun, panti pijat di lokasi ini tutup.

Kemudian razia dilanjutkan menuju ke Simpang Membalong. Di tempat tersebut terlihat seluruh panti pijat tutup. Razia pun dilanjutkan ke Kawasan Dukong. Pantauan Belitong Ekspres terlihat, seluruh kafe dalam kondisi tutup.

Seakan tak perna lelah, Timgab terus melakukan penyisiran di Jalan Jendral Sudirman hingga Jalan Patimura. Lagi-lagi setiba di lokasi, panti pijat terlihat tutup, bahkan rumah yang dijadikan sebagai tempat pijat ini dalam kondisi tergembok. Hingga razia pun dihentikan.

Kasat Intel Polres Belitung Iptu Ponijan seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, sebanyak 22 personil terdiri dari Polisi, TNI dan Pol PP dikerahkan dalam pengamanan razia ini. Target utama panti pijat dan kafe.
“Kami sudah lakukan pemeriksaan ke seluruh kafe dan panti pijat di Tanjungpandan. Kita sudah lihat sendiri kondisi kafe maupun tempat pijat dalam kondisi tutup dan tidak ada aktivitas,” ujar Iptu Ponijan kepada Belitong Ekspres, Jumat (26/6) dini hari kemarin.

Ketika disinggung mengenai adanya dugaan razia bocor, Kasat Intel membatah. Menurutnya, semua sudah dilakukan secara transparan. Dikatakan Iptu Ponijan, seluruh wartawan sudah melihat sendiri kondisi di lapangan.

“Kami berani jamin razia tidak bocor. Sebelumnya, kami sudah berkordinasi dengan instansi terkait. Bahkan, sprint (surat perintah) lokasi-lokasinya baru turun hari ini (kemarin,red),” kata Iptu Ponijan usai melaksanakan razia.

Pria berkumis ini menuturkan, Meski hari ini Timgab tidak menemukan adanya tempat pijat dan kafe yang buka, namun, dari kepolisian khususnya Intel akan terus melakukan penelusuran. Intinya, kafe dan panti pijat harus tutup total dalam sebulan.

“Kami akan tetap pantau lokasi-lokasi panti pijat di Belitung. Selain itu, kafe-kafe juga akan kita pantau. Jika mereka nekat buka, maka kami akan memberikan tindakan tegas,” tuturnya.

Iptu Ponijan menambahkan, dirinya meminta kepada pemilik kafe maupun panti pijat agar tutup sementara waktu. “Sebulan gak lama. Tolong hormati orang-orang yang berpuasa. Jangan sampai Ormas-ormas melakukan sweping,” pintanya. (kin)

Related Search

Rate this article!
author

Author: