banner 728x90

Unesco Pantau Proses Geopark, Kemenpar: Belitung Terbaik di Indonesia

Dadang Rizki Kemenpar RI

MANGGAR-Usulan Geopark Belitong hingga ke UNESCO Global Geopark dipandang Kementerian Pariwisata RI sebagai usaha diversifikasi daya tarik Belitung. Melihat kesuksesan Geopark di negara dan wilayah lain, dapat dijadikan standar ukuran bagaimana mereka bisa mendatangkan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Demikain dijelaskan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman, pada Seminar Nasional Geopark Belitung di ruang Satu Hati Bangun Negeri Beltim, Jumat (9/12), lalu.

“Kami akan coba, bersama Geopark Indonesia lainnya, Belitung ini dijadikan atraksi yang bisa mendatangkan kunjungan wisatawan yang lebih banyak. Dan, pastinya Kami (Kemenpar RI,Red) akan dukung itu,” ungkap Dadang kepada Belitong Ekspres, Jumat (9/12) lalu.

Menurut Dadang, pada aspek pairiwsata, konsep ini tak akan cukup dengan menata destinasi-destinasi di Pulau Belitung. Akan tetapi Geopark juga perlu didukung dengan upaya promosi, kesiapan SDM, dan kelembagaan. “Kelembagaan ini sedang Kita proses,

dan mudah-mudahan tidak akan memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Dadang juga menyebutkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemkab Beltim, dan Pemkab Belitung, serta Pemprov Babel, Kementerian ESDM, Kemendikbud, Kemenpar, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga Kementerian Kelauatan dan Perikanan, sangat diperlukan untuk pengembangan Geopark.

“Presiden RI Joko Widodo juga disebut berkomitmen pada Pariwisata Indonesia. Karena Presiden selalu bilang, agar mendukung pencapaian target pada 15 juta kunjungan wisata (mancanegara,Red),” sebutnya.

Oleh sebab itu lanjut Dadang, selain SDM dan kelembagaan, kunci mulusnya usulan Geopark juga pada rencana pengelolaan. Sebab, hal ini akan dipantau oleh UNESCO Global Geopark terkait sejauh mana progres pengembangannya.

“Apakah bermanfaat atau tidak bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Seperti tujuan edukasi dan tujuan informasi. Nah, jika dari pariwisiatanya tentu akan melihat dari perspektif rekreasinya, artinya rekreasi yang ada manfaatnya, seperti aspek rekreasi sejarah,” terang Dadang.

Pemkab Belitung, juga Pemkab Beltim, dan Pemprov Babel bersama Kemenpar RI juga sudah sepakat membangun pariwisata Pulau Belitung bertaraf internasional. “Salah satunya adalah dengan adanya peningkatan status Bandara HAS. Hanandjoeddin menjadi bandara internasional. Dan, Ini Kita masih menuju ke arah yang kita citakan,” tutupnya.(feb)

Related Search

author

Author: