banner 728x90

Untuk Mengatasi Semrautnya Antrian BBM di SPBU, Pemda Harus Ambil Langkah Kongkrit

banner 468x60

Foto: H Tare

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Penumpukan para pengantri Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa SPBU mulai diresahkan masyarakat. Untuk itu, tokoh masyarakat Belitung H Muhtar Motong meminta Pemerintah Daerah mengambil langkah kongkrit terkait penanganan pendistribusian BBM jenis bensin dan solar tersebut.

banner 300x250

Hal tersebut diungkapkan pria yang akrap disapa Tare ini lantaran terjadinya penumpukan di beberapa SPBU dalam waktu belakang ini. Menurut H Tare itu ditengarai akibat dari ditutupnya dua SPBU yaitu, di Pilang dan Jalan beberapa waktu lalu.

“Kalau melihat masalah BBM di belitung satu bulan belakangan ini terutama bensin dan solar terkesan semrawut dan tiba-tiba menuai keresahan masyarakat. Padahal tadinya, masyarakat sudah merasa nyaman dan tenang selama 2 tahun belakangan ini,” ujar mantan anggota DPRD Babel ini kepada Belitong Ekspres Selasa (12/9) kemarin.

Oleh karena itu, Ia menyarankan, supaya Pemda untuk mengambil langkah cepat dan kongkrit, dengan memanggil perwakilan Pertamina di Belitung. Jika, tidak tuntas Pemda punya otoritas dan kapasitas ke Palembang guna menindak lanjuti hal tersebut.

“Kalau sudah di take over artinya pemerintah harus segera memanggil pengusaha yang menjadi pemiliki dua SPBU yang ditutup tersebut guna lakukan pembicaraan lebih lanjut. Jangan sampai hal ini berlarut-larut dan menimbulkan keresahan dimasyarakat,” pesan H Tare.

Dirinya sebagai salah satu tokoh masyarakat Belitung sangat mengharapkan hal-hal yang awalnya sudah berjalan kondusif, untuk segera ditata dan di kondusifkan kembali. “Karena citra Belitung sebagai daerah wisata harus kita jaga secara kuat apa lagi, Belitung sebagai daerah yang mulai tertata dan terkelola tentunya. Hal itu harus bisa berjalan dengan baik sehingga ke depan pulau yang rahmatan lil alamin ini bisa, jauh lebih baik dan bermartabat,” tukasnya. (rez)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: