banner 728x90

Viral! Aksi Sprint Terens Puhiri Disorot Media Eropa

banner 468x60

 

banner 300x250

Terens Puhiri belakangan menjadi buah bibir usai menjebol gawang Mitra Kukar beberapa waktu lalu. Bahkan aksinya itu viral dan sampai disorot media Eropa.
Gol yang diawali lewat sprint yang ciamik itu lahir pada menit 71. Awalnya, gelandang Mitra Kukar, Anindito Wahyu, menendang bola ke depan tapi malah mengenai bek Borneo FC.
Bola pantulan itu lantas disambar pemain 21 tahun tersebut. Tak disangka, dia langsung melakukan aksi solo run dan mengecoh dua pemain, salah satunya penjaga gawang Mitra Kukar.
Gol itu lantas disorot oleh beberapa media asing, Daily Mail salah satuya. Mereka menyebut Terens bukan hanya cepat, tapi punya ketenangan yang luar biasa saat melewati bek dan kiper.
Beda lagi dengan CBS Sport. Mereka menggambarkan pemain Borneo FC itu bak cheetah dengan kekuatan super. Kecepatan yang luar biasa. Mereka meyebut andai Terens bermain NFL, Raiders Oakland akan segera merekrutnya.
Borneo FC jelas bangga dengan prestasi pemainnya tersebut. Mereka bahkan memperkenalkan Terens sebagai pemain tercepat di dunia.

Kalahkan Pemain Man City
Media ternama Eropa, Daily Mail, sangat kagum denga kecepatan yang ditunjukkan pemain Borneo FC, Terens Puhiri. Mereka bahkan menyebut aksi Terens mengalahkan Leroy Sane, penyerang Manchester City.
Terens belakangan menjadi perbincangan khalayak luas. Gol solo run-nya saat lawan Mitra Kukar menjadi viral dan mengundang decak kagum.
Betapa tidak, larinya dari tengah lapangan membawa bola sampai menjebol gawang Mitra Kukar hanya memakan waktu sekitar 6 detik saja. Kecepatannya menjadi buah bibir yang membuat Daily Mail takjub.
“Karena kurangnya teknologi di sepak bola Indonesia, kita mungkin tak tahu persis seberapa cepat Terens berlari dalam mencetak gol ketiga malam itu,” tulis Daily Mail.
Akan tetapi, dari pengamatan mereka, Terens sepertinya lebih cepat dari Leroy Sane. Sane sediri didaulat jadi pemain tercepat di Premier League musim ini.
“Sane ada pada kecepatan tertinggi 35,48 kilometer per jam (22,05 mph) awal musim ini. Sane akan menyelesaikan sprint 100 meter dalam 10 detik. Puhiri tampaknya telah mengalahkan Sane karena dia lebih cepat,” tandas Daily Mail.(ies/JPC)

 

Mendengar kabar itu, Terens sendiri enggan jemawa.
“Yang pasti senang dan kita sebagai manusia biasa tidak boleh besar kepala atau sombong, kita harus selalu rendah hati,” ungkap Terens saat dihubungi JawaPos.com.
Menurutnya, di sepak bola sudah biasa menang dipuji. Namun, saat kalah atau raih hasil buruk, pujian itu seketika hilang.
“Jadi dengan hal itu, aku cuman mensyukuri saja bisa viral ke dunia dan tidak boleh sombong harus selalu rendah hati,” tandas dia.
(ies/JPC)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: