banner 728x90

Wabup Beltim Ajak Sekolah Jaga Lingkungan

banner 468x60

Kegiatan Workshop Manajemen Kelas (Guru dan Tenaga Kependidikan SMPN 1 Dendang) yang diadakan di Desa Jangkang, 25-26 Agustus 2017.

belitongekspres.co.id, DENDANG – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin mengajak sekolah-sekolah di Kabupaten Beltim menjaga lingkungan. Siswa sekolah harus diajarkan bagaimana menjaga lingkungan dan pentingnya lingkungan hidup.

banner 300x250

Selain ajakan kepada sekolah, Wabup yang akrab disapa Aan juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar bekerjasama dengan mitra-mitra strategis seperti perusahaan-perusahaan melalui tanggungjawab sosial perusahaan. Hal tersebut diucapkan Wabup saat menghadiri kegiatan Workshop Manajemen Kelas (Guru dan Tenaga Kependidikan SMPN 1 Dendang) yang diadakan di Desa Jangkang, 25-26 Agustus 2017. “Kegiatan ini saya pikir sangat bagus. Sebabnya ada kesalahan pada Dinas LH dan Pendidikan, selama ini ada mitra mitra yang harus dimanfaatkan secara optimal. Mulai hari ini dan kedepan harus bersinergis termasuk program kebijakan-kebijakan anggarannya,” ungkap Aan saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, diberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang berhasil mengelola lingkungan sekolah untuk kategori Adiwiyata. SMPN 1 Dendang berhasil menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan 76 poin dan berhak mengikuti lomba Adiwiyata tingkat Provinsi.

Meski cukup baik dari penilaian, Wabup Beltim meminta sekolah yang telah dinilai bukan semata-mata demi lomba. Kesadaran menjaga lingkungan jauh lebih penting agar bencana alam dapat dimininalisir. “Kegiatan Adiwiyata bukan sekedar untuk ikut lomba. Kalau sekedar ikut lomba, tidak usah. Tapi bagaimana hari ini dan kedepan mengajar anak didik kita tentang pentingnya lingkungan hidup. Banjir yang terjadi itu salah satunya karena kesadaran masyarakat yang tidak lagi menghargai lingkungan, sombong,” sebut Aan.

Aan ingin, siswa sekolah diajarkan menjaga lingkungan. Syaratnya para guru pengajar harus memegang komitmen terhadap kebijakan menjaga lingkungan dari dalam sekolah. Jika bisa dilakukan bersama, menjaga lingkungan bukan hanya alasan Adiwiyata tetapi kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

“Di sekolah bagaimana membuat anak sadar, dari lingkungan terkecil sampai unit kerja di sekolah, seluruh guru harus komitmen. Saya berharap bukan hanya sebatas Adiwiyata. Tapi, ada hal yang perlu dilihat lebih lanjut bagaimana menjalin koordinasi yang lebih efektif agar kedepan lebih baik,” kata Wabup Beltim. (msi)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: