banner 728x90

Warga Sepakat Harga Ganti Rugi Lahan

banner 468x60

*PLN akan Bangun Tapak Tower Jalur SUTT

utama-edisi-24-maret-2017-PLN-Babel

Suasana sosialisasi PT. PLN yang berlangsung di Kantor Kecamatan Badau, Kamis (23/3) kemarin.

BADAU – PT. PLN Persero melalui unit Pelaksanaan Jaringan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan sosialisasi penyampaian harga ganti rugi tanah dan tanaman pada Tapak Tower Jalur SUTT 70 Kv arah Dukong-Manggar, Kamis (23/3) kemarin.

banner 300x250

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Badau ini, disepakati pergantian lahan tempat tinggalnya warga yang terkena pembangunan Tapak Tower Jalur SUUT sebesar Rp 77.500 per meter persegi (M2).

Camat Badau Robert Harison kepada Belitong Ekspres mengatakan, kegiatan ini merupakan sesuatu yang bagus dan penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas dan tuntas terkait pembangunan Tapak Tower Jalur SUUT.

“Pemerintahan Kecamatan Badau melalui Desa Badau hanya memfasilitasi dialog antara pihak PLN dengan warga yang lahanya terkena untuk pembangunan SUUT tersebut, dan alhamudillah sudah ada kesepakatan,” Robert.

Atas kesepakatan itu, Robert berharap semua pihak yang terlibat untuk berperan aktif dan menjalin sinergisitas yang baik demi kelancaran pembangunan SUTT tersebut. Sebab, itu untuk kebaikan dan kemajuan listrik bagi kepentingan bersama-sama.

Senada disampaikan Kades Badau Hermawan. Ia mengatkan, pada prinsip pemerintahan Desa Badau hanya memfasilitasi dialog pembangunan SUTT tersebut antara masyarakat dan pihak PT PL di Kantor Kecamatan Badau.

“Pada intinya kami hanya memfasilitasi dan mendukung program dari pemerintah sesuai kemampuan yang kami miliki lantas, semua itu kembali kepada masyarakat dan alhamdullah acara dapat berjalan baik dan lancar,” katanya.

Kata Hermawan, tentu diharapkan kedepanya dengan ada SUTT ini akan berdampak baik bagi listrik yang ada di Belitung maupun di Belitung Timur. Sebab,  SUTT ini juga akan mengaliri listrik rumah-rumah warga yang ada di Belitung Timur.

Danramil Tanjungpandan Mayor Inpantri Djoko Lelono menambahkan, dalam hal ini PLN melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pergantian lahan dengan indek harga yang ditentukan secara independen.  “Kalau saya lihat dari sisi harga pergantian ini sudah sangat layak sekali pada saat ini,” ujarnya.

Kata Danramil, untuk keamanan tidak ada masalah dan rata-rata warga sangat mendukung. Walaupun itu masih ada salah satu warga yang masih bingung karena lokasi untuk pembangunan SUTT yang terletak di 3 lokasi milik warga tersebut.

“Situasi aman dan terkendali. Begitu juga masyarakat saya lihat sangat mendukung sekali program dari pemerintah ini guna memenuhi dan menambah pasokan listrik untuk daerah Belitung dan Belitung Timur,” katanya.

Sementara itu tim dari PT. PLN UIP Sumbagsel Dedi Chandra mengatakan, pembangunan Tapak Tower Jalur SUTT 70 Kv nantinya akan dikerjakan dari arah dukong menuju ke arah manggar. Lantas, untuk pembebasan lahan sampai saat ini baru sampai di Desa Badau.

Kata dia, untuk menentukan harga atas pergantian lahan tersebut ditentukan secara oleh tim independen KJPP. Dirinya menilai, respon dari masyarakat sangat mendukung sekali program pembangunan ini.

“Ada sebagian masyarakat yang tengah berada di luar kota yang lahannya masuk ke dalam jalur SUTT. Tapi nanti kita akan jumpai jika mereka sudah kembali kesini,” katanya.

Dedi mengatakan, jarak pembangunan untuk tiangnya rata-rata berjarak 100 meter hingga 200 meter. Untuk di wilayah Kecamatan Badau sendiri terdapat 80 titik pembangunan tiang tersebut.

“Harapan kami tentunya masyarakat dan pemerintah setempat dapat mendukung pembangunan ini. Karena pembangunan ini merupakan program langsung dari pemerintah pusat yang nantinya untuk mendukung kelistrikan di wilayah Belitung dan Belitung Timur secara keseluruhan,”tandasnya. (rez)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: