banner 728x90

Wawan Bakal Buat Perwako ‘Selingkuh’ Oknum PNS Digrebek ‘Berselimut Lain’

banner 468x60

DI PAGI buta kemarin (7/8), warga Kota Pangkalpinang dihebohkan dengan berita penggerebekan seorang oknum PNS yang sekarang disebut ASN (Aparatur Sipil Negara) oleh istri dan anaknya ketika tengah ‘berselimut lain’ alias tengah bersama wanita selingkuhannya.

belitongekspres.co.id, OKNUM ASN yang berinisal Sdr yang berdinas di PU Kota Pangkalpinang digerebek oleh Polisi bersama istri dan anaknya di salah satu rumah kontrakan belakang RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang bersama teman wanitanya, Minggu (6/8) lalu. Benarkah?

banner 300x250

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang Suparlan Dulaspar yang dihubungi membenarkan adanya peristiwa itu. “Akan kita tindaklanjuti kejadian ini, dan akan saya laporkan ke walikota terkait sanksi tegas yang akan diberikan,” tukasnya geram.

Tak kalah geramnya, Walikota Pangkalpinang, HM Irwansyah juga menyatakan akan memberikan snaksi tegas jika terbukti. “Ya saya sudah dengar beritanya, kalau terbukti nanti, akan kita tindak tegas dan ini harus jadi perhatian serius bagi ASN lainnya,” ujaw Wawan –sapaan akrab Walikota– kepada Babel Pos, Senin (7/8) kemarin usai menghadiri Paripurna di DPRD Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, pada dasarnya persoalan ini bukanlah merupakan permasalahan Pemkot Pangkalpinang. Katanya, hal ini sudah merupakan masalah pribadi oknum ASN tersebut. “Namun selaku walikota, saya akan ambil tindakan. Karena masalah seperti ini kerap sekali terjadi, dan harus saya peringatkan ke ASN lainnya juga agar tidak berbuat demikian,” tegasnya.

Sebagai bentuk perhatiannya terhadap persoalan ini, dikatakan Walikota, dirinya berencana akan membuat sanksi tegas melalui Peraturan Walikota (Perwako). Diharapkan dengan adanya perwako itu, para ASN berfikir dua kali untuk melakukan perselingkuhan. “Kami akan menggodok aturan ini dengan melibatkan para ulama, tokoh agama. Yang jelas kami akan upayakan bagaimana lebih banyak mendekatkan secara persuasif terhadap ASN,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Ahmad Subari mengatakan sudah semestinya walikota memberikan sanksi tegas. Bila perlu, katanya, oknum ASN tersebut diberikan surat teguran hingga surat peringatan. “Harus ada sanksi, minimal teguran atau SP. Ya kalau tetap berulang, lebih baik diberhentikan. Karena kalau tidak ada tindakan atau teguran, ini kan bisa menjadi contoh yang tidak baik bagi yang lainnya,” tutur Subari.

Bahkan tak cuma itu, lanjut politisi Partai Gerindra ini, sanksi tegas ini tidak cuma bagi ASN saja, tapi juga berlaku bagi anggota dewan. Karena menurutnya, hal tersebut bisa saja dialami oleh para wakil rakyat. “Ini kan biasanya musim-musiman. Bahkan selingkuh ini sudah menjadi kebiasaan. Makanya saya setuju dibuat Perwako dan bila perlu Perwako itu juga berlaku bagi anggota dewan,” tandasnya. Apa bisa?(pas)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: