banner 728x90

Yuslih Tak Ingin  Terjerat Hukum

Yuslih Ihza
Bupati Belitung Timur

//Sudah Berupaya Datangkan Daging Beku
MANGGAR – Bupati Beltim Yuslih Ihza membantah jika Pemerintah daerah disebut-sebut tidak berupaya maksimal menyediakan paket sembako murah dan mendatangkan daging beku untuk kebutuhan lebaran. Dua kali gagal mendapatkan pemenang lelang dan penyiapan anggaran miliaran rupiah jauh hari sudah dipersiapkan.
“Anggaran Rp 1,8 miliar. ULP sebagai teknis pelaksanaan pengadaan daging tidak sanggup melaksanakan karena sudah dua kali gagal. Sebagai Bupati hanya sebatas kebijakan semua pelaksanaan sudah diserahkan kepda tim yaitu ULP,” ungkap Yuslih kepada sejumlah awak media seusai menghadiri Safari Ramadhan Kapolda Bangka Belitung di
Masjid Agung Darussalam, Rabu (6/6) malam.
Yuslih mengatakan dalam rapat sebelumnya sudah disampaikan dan diarahkan kepada Tim Pokja ULP apabila sudah mengalami kegagalan dua kali, maka selanjutnya sesuai Perpres harus dilakukan evaluasi. Salah satu kegagalan pelaksanaan lelang yaitu kerangka acuan kerja yang dianggap berat sehingga tidak ada kesanggupan menawar saat pelaksanaan lelang.
“Harga (dianggap, red) rendah sehingga perlu dilakukan evaluasi. Untuk anggaran tidak dapat dirubah dan yang hanya bisa dirubah hanya kuantum sebagai contoh 1 kg menjadi 8 ons,” terang Yuslih.
Upaya lanjutan yang sedang dilakukan pasca kegagalan lelang maupun pengadaan daging beku oleh BUMD, Pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan Satgas Pangan dalam hal ini Satreskrim Polres Beltim. Sedangkan acuan dalam pengadaan daging beku adalah Permendag nomor 58 tahun 2018.
“Pemda telah mengirimkan surat ke Gubernur Provinsi Kepulauan Babel terkait solusi dan permohonan dispensasi adanya pengadaan daging yang waktunya sudah mepet,” jelas Yuslih.
Ia menambahkan, kegagalan mendatangkan daging beku karena alasan ketentuan Permendag yang menetapkan HET Rp 80 ribu per kilogram juga terjadi di Kabupaten Belitung. Walau bagaimana pun, Pemerintah Daerah tetap memperhatikan Permendag sebagai acuan.
“Permasalahan daging beku terjadi juga di Kabupaten Belitung. Jangan sampai kita terjerat masalah hukum. Sejauh ini upaya Pemda Kabupaten Beltim sudah dilakukan dengan jajaran Forkopimda,” tukasnya.
Sebelumnya, keterangan yang diperoleh dari Kepala Bidang Perdagangan Asep Suhayanto memastikan pengadaan
daging beku yang dipersiapkan Pemda gagal lelang. Untuk penunjukan langsung, regulasi yang ada saat ini tidak memungkinkan.
“Pasti batal karena gagal lelang, dua kali gagal lelang. Pertama tidak ada yang menawar, kedua ada yang menawar tapi persyaratan tidak terpenuhi. Jadi tidak lulus secara teknis pada saat evaluasi oleh ULP,” ujar Asep.
“Waktu sudah tidak memungkinkan lagi, kalau mau lelang ketiga, waktu sudah tidak bisa lagi karena hari raya,” imbuhnya. (msi)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: