1.700 Warga Ciamis Alami Gangguan Jiwa

by -
1.700 Warga Ciamis Alami Gangguan Jiwa
Ilustrasi: Pixabay

belitongekspres.co.id, CIAMIS – Sebanyak 1.700 warga Ciamis mengalami gangguan jiwa atau disebut orang dengan gangguan jiwa. Dari jumlah tersebut, 960 diantaranya masuk kategori berat dan 36 diantaranya mengalami pemasungan.

“Jadi pemasungan itu stigma kurang pemahaman di masyarakat, sehingga terbentuk kekhawatiran-kekhawatiran mengamuk, padahal masih bisa ditangani tidak usah dipasung,” ujar Kepala Bidang Program Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudiawan saat dihubungi Radar Minggu (5/1) pagi.

Dia mengimbau. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga mengalami gangguan jiwa jangan sampai dipasung. Namun, mereka harus berkoordinasi dengan puskesmas terdekat, karena sekarang sudah terbentuk tim yang menangani ODGJ.

“Program pembebasan pemasungan itu sudah digalakkan sejak lama oleh kami, tentunya masyarakat harus proaktif melapor ke puskesmas terdekat, pasti datang dan akan ditangani secara jemput bola,” ujarnya.

Tim gabungan tersebut, kata Bayu, beberapa hari ke belakang menangani empat warga Kecamatan Sidangkasih yang mengalami pemasungan. Empat orang itu ODJG.

Adapun anggota tim gabungan itu, kata Bayu, dari Yayasan Belajar Bersama, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Bandung, Dinas Sosial dan Dinkes Ciamis. Empat warga yang telah dibebaskan dari pemasungan itu kini diobati di RSJ Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Jadi kita lakukan penanganan ODGJ di Kabupaten Ciamis, terus bertahap digalakkan terus dengan harapan mereka sembuh dan kembali berbaur dengan masyarakat pada umumnya,” tuturnya.(isr/jpc)