11 Miliar untuk Sungai

by -

PANGKALPINANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangka Belitung (Babel), Hasanuddin mengatakan pihaknya telah mengetahui penyebab banjir yang terjadi di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), usai melakukan survey ke lokasi banjir. Dari hasil tersebut penyebab banjir diakibatkan tertutupnya hilir sungai akibat aktivitas penambangan. Sehingga membawa sedimen ke sungai-sungai yang ada di sekitar pemukiman warga.
“Setelah kami melakukan survey ditemukanlah penyebab terjadinya banjir, seperti gorong-gorong yang rusak dan sudah kita ganti. Kemudian tertututpnya aliran air di hilir sungai, akibat penambangan timah sehingga membawa sedimen ke dalam sungai yang menyebabkan debit air rata dengan daratan yang akhirnya meluap,” ujar Hasanuddin, beberapa waktu lalu.
Untuk mengantisipasi persoalan ini, dinas PU Babel melakukan normalisasi sekitar 4-5 titik sungai dengan anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp 11 miliar. “Sungai yang ada di hulu maupun di hilir harus dilakukan normalisasi, sebab apabila bagian hulu sungai dalam namun bagian hilir dangkal sehingga aliran sungai menjadi tidak lancar. Pada saat terjadi banjir, air hujan yang lebat bertabrakan dengan air pasang laut yang menyebabkan air tidak mengalir ke laut,” ungkapnya.
Selain itu tambah Hasanuddin, pihaknya akan membuka bookcover badan jalan yang diperkirakan yang kurang dalam ukuran 2x2x3 meter sekitar 7 titik, yang nanti merupakan alur air menuju laut. “Antisipasi normalisasi hulu dan hilir sungai dengan anggaran sebesar Rp3 miliar. Sementara untuk membuka bookcover badan jalan sekitar Rp8 miliar melalui anggaran perubahan,” jelas Hasanuddin.
Ditambahkan Hasanuddin, pihaknya mengusulkan untuk pengadaan 4 unit jembatan balley yang juga menjadi salah satu solusi antisipasi jembatan rusak di wilayah yang rentan terkena dampak banjir. “Saya juga mengusulkan melalui APBD, Jembatan balley untuk Belitung 1 set dan Bangka 3 set. Karena kondisi Bangka Belitung rentan dengan banjir, struktur tanah menyebabkan rapuhnya badan jalan yang mengakibatkan jembatan menjadi roboh,” pungkasnya. (cr62)