11 Orang Pencari Timong Selamat

by -

*Sempat Hilang, Terjebak di Hutan Bakau Pantai Tambak

foto A

11 orang warga Desa Burungmandi yang sempat hilang mencari timong berhasil ditemukan dengan selamat oleh tim gabungan.Mereka ditemukan terjebak di hutan bakau tak jauh dari lokasi Pantai Tambak Desa Sukamandi, Kecamatan Damar.

DAMAR – 11 orang warga Desa Burungmandi yang sempat hilang di kawasan Pantai Tambak Desa Sukamandi Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur, akhirnya ditemukan Senin (16/3) kemarin. Sebelumnya 11 orang warga ini diketahui hendak mencari Timong (sejenis kerang-red) di kawasan tersebut, Minggu (15/3).
Koordinator Basarnas Belitung yang bermarkas di Beltim, Mancarah Wanto mengatakan, setelah dilakukan pencarian, 11 orang warga itu berhasil ditemukan dengan keadaan selamat.

“11 orang ini ditemukan dengan keadaan selamat. Mereka sebenarnya bukan hilang, melainkan karena terjebak air pasang dan gak bisa pulang.  Akhirnya kami membentuk tim bersama dengan Pos TNI AU, Polres Beltim, Tagana Beltim, pihak Desa, dan warga untuk menyisiri Pantai Tambak tersebut,” terang Mancah kepada harian ini, Senin kemarin.
Menurut Mancah, 11 orang warga terdiri enam orang laki laki dan lima orang perempuan itu informasi dari pihak keluarga hingga pukul 18.30 WIB belum pulang kerumah. Atas informasi tersebut tim gabungan segera melakukan pencarian ke lokasi.
Ke 11 orang warga itu antara lain, Maryani, Udi, Yusri, Wiranto, Wirmizal, Didi, Mulyana, Karsina, Anik, Darsi, dan Lina. Kesemuanya yang merupakan warga Desa Burungmandi ditemukan terjebak di hutan Bakau tak jauh dari Pantai Tambak Desa Sukamandi.
“Sekitar Pukul 23.00 WIB, ke 11 orang warga ini akhirnya ditemukan dengan selamat. Dan mereka langsung dibawa ke Pos SAR gabungan hingga pukul 01.30 WIB dini,” terangnya.
Atas kejadian itu, Mancah menghimbau agar kepada siapa pun yang hendak mencari kerang dan memancing di daerah hutan bakau, sungai atau pantai agar memahami dan mengetahui kondisi alam.

“Misalnya, seperti pasang surut air laut, binatang buas, kondisi tempat, dan lainnya. Selain kami sarankan untuk membawa alat komunikasi, seperti Handphone, lampu senter, jam tangan, dan juga kompas serta mengutamakan keselamatan,” pinta Mancah. (feb)