11 Tim Siap Rebut Piala Menpora

by -

*Kompetisi LIDI 2015 di Beltim Resmi Dibuka

Foto A LIDI 2015 - Copy

Gubernur Babel H. Rustam Efendi bersama dengan Ketua Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan, didampingi Bupati Beltim Basuri T Purnama, saat mengangkat Piala Menpora yang diperebutkan dalam Kompetisi LIDI 2015.

DAMAR – Kompetisi putaran final Sepak Bola Rakyat, Liga Desa Indonesia (LIDI) Piala Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) 2015 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), secara resmi dibuka, Selasa (4/8) kemarin.
Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung, H. Rustam Efendi bersama dengan Asisten Deputi Bidang Organisasi Olah Raga dan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI, Dedi Nurinda, Ketua Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan dan Bupati Beltim, Basuri T Purnama, menekan tombol sirine menandai dimulainya kompetisi.
Upacara pembukaan yang sebelumnya dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Menpora RI, Imam Nahrowi ini berlangsung di Stadion Utama Belitung Timur Pelangi (BTP) Desa Sukamandi, Kecamatan Damar. Upacara dimulai dengan parade kontingen dari 6 pewakilan provinsi dari seluruh Indonesia.
Dari 21 kesebelasan yang direncanakan akan bertanding, hanya 11 tim/provinsi yang mengirimkan wakilnya. Grup dan tempat kompetisi pun akhirnya dirubah, dari semula akan memakai empat lapangan dan grup, panitia memutuskan hanya akan memakai tiga lapangan saja. 11 kesebelasan yang akan bertanding meliputi, Grup A di Stadion Mini Kecamatan Gantung, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, Banten, dan Bengkulu.
Di Grup B di Stadion Mini Desa Padang Manggar, Provinsi Papua, Maluku Utara, Sumatera Barat dan Jawa Barat. Sedangkan untuk Grup C di Lapangan Stadion BTP Kecamatan Damar, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, Kalimantan Selatan dan DKI Jakarta.
Ketua BASRI, Edy Sofyan mengatakan banyak provinsi yang tidak bisa mengikuti upacara pembukaan dikarenakan terlambat tiba di Kabupaten Beltim.
“Sebenarnya banyak yang mau ke sini cuman ada yang nyasar ke Bangka. Masih di kapal dan dalam perjalanan ke sini. Jadi mohon maaf jika ada kekurangan di sana sini,” ungkap Eddy.
Ia berharap dari Kompetisi LIDI ini akan lahir bibit-bibit muda untuk masa depan persepakbolaan di tanah air yang lebih baik. Ia juga menyatakan LIDI merupakan kompetsi sepak bola tanah air yang direstui oleh Menpora Imam Nahrawi.
“Ini adalah sepak bola rakyat sesuai dengan motonya ‘Dari Kampung ke Senayan,” ujarnya.

Bupati Beltim dalam sambutannya menilai kompetesi LIDI 2015 merupakan momentum bagi Kabupaten Beltim untuk memperkenalkan diri di tingkat nasional.
“Ada pejabat, pengusaha, dan atlet olah raga dari berbagai provinsi di tanah air datang ke Beltim. Mereka melihat keindahan tempat wisata kita, menghabiskan uang di sini dan memakai stadion kebanggan kita, ini adalah promosi gratis bagi kita,” katanya.
Basuri yang menjabat Ketua panitia pelaksana ini juga menyatakan Kabupaten Beltim selaku tuan rumah LIDI tahun 2015 akan berupaya menjamu tamu-tamu dari berbagai provinsi dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, Ia akan mengundang seluruh kontingen kesebelasan untuk menghadiri jamuan Makan Malam di kantornya.
“Saya ucapkan selamat datang di Kabupaten Beltim, Kabupaten Satu Hati Bangun Negeri yang punya Sejuta Pelangi. Malam besok, kita akan ajak mereka ramah tamah, makan malam bersama. Sekaligus kita juga akan berdialog dan diskusi mengenai Sepak Bola Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Babel Rustam Efendi menilai adanya kompetisi LIDI akan menjadi embun penyegar bagi kondisi persepak bolaan di tanah air yang sedang terhenti akibat pembekuan oleh Kemenpora.
“Inilah ajang pecinta sepak boal di tanah air untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Kita menyadari kondisi persebakbolaan tanah air sedang terhenti ini lah obat untuk mengobati kerinduan kita akan sepak bola,” sebut Rustam.
Ia berharap setiap kesebelasan yang akan mengikuti kompetisi dapat memberikan prestasi yang terbaik bagi daerahnya namun dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas.
“Selamat bertanding, berikan prestasi yang terbaik. Kalian adalah calon masa depan atlet tanah air kita,” paparnya bersemangat.
Usai dilakukan pemencetan tombol sirene, yang menandakan resminya kompetisi dimulai, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan perdana yang mempertandingan tuan rumah Babel yang 90 persen dihuni pemain dari Beltim, berhadapan dengan tim/propinsi Banten.
Kompetisi LIDI 2015 direncanakan akan berlangsung selama 19 hari. Panitia menargetkan Grand Final akan dilangsungkan pada 23 Agustus mendatang.