Polisi Kejar “Pembakar” Motor

by -

*Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi, Polisi Lakukan Penyelidikan
TANJUNGPANDAN-Pasca terjadinya pembakaran dua motor milik warga Tanjungpandan, di Pantai Dudat Desa Ulim Membalong, Kamis (26/11) malam lalu, hingga saat ini polisi terus melakukan penyidikan dan penyelidikan.

Kapolsek Membalong AKP Robby Ansyari mengatakan, saat ini pihak Polsek Membalong bekerja sama dengan Tim Identifikasi Polres Belitung, untuk mengungkap kasus pembakaran dua motor yang diparkir di samping pantai tersebut.

“Saat ini, proses identifikasi masih dilakukan. Kendala utama saat ini, tidak ada saksi-saksi yang melihat terjadinya kasus pembakaran ini. Sekarang kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Robby Ansyari kepada Belitong Ekspres, Jumat (27/11) kemarin.

Hasil Identifikasi sementara menyimpulkan, kedua motor tersebut sengaja dibakar oleh seseorang. Sebab, setelah dilihat dari kondisinya motor ini kondisinya sangat parah. Untuk sementara tidak ada korban jiwa.

“Kami terus berusaha untuk mengungkap kasus ini. Saya meminta, masyarakat Belitung khususnya warga Membalong harap waspada, dan tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa ini. Kita akan tindak tegas pelaku, jika tertangkap nantinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan BE (27/11), kemarin, asyik ditinggal mancing dua motor milik Ahmad Rifai dan Yusron terpanggang, lantaran diduga dibakar orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi di Pantai Dudat, Membalong, Kamis (26/11) sore.

Kapolsek Membalong AKP Robby Ansyari membenarkan adanya informasi tersebut. Diceritakan Kapolsek, pada saat itu, warga melapor adanya informasi adanya peristiwa pembakaran dua motor ini.

“Kedua motor ini diketahui milik Ahmad Rifai (51) warga Gang Perai RT 18 RW 18 Tanjungpandan BN 6349 FA. Dan satunya milik Yusron (45) warga Jalan Kampong Parit 14,” ujar Kapolsek Membalong kepada Belitong Ekspres, tadi malam.

Kapolsek Membalong mengatakan, kronologis kejadian pada saat itu, kedua korban mancing ke laut. Motor diparkir di Tempat Kejadia Perkara (TKP). Namun, saat korban hendak balik, motor tersebut kondisinya sudah terbakar.(kin)

 

 

(kin)