2 Pemain Asprov PSSI Babel Lolos

by -

*Seleksi Timnas U-19  Tahap III

football-edisi-11-maret-2017
Asharudin (Kaos Biru) dan Fajri (kaos hitam).

MANGGAR – Seleksi Pemain Timnas U-19 tahap II untuk wilayah Sumbagsel selesai. Seleksi ini diikuti oleh kurang lebih 80 pemain asal Asprov Sumsel, Babel dan Jambi, di Stadion Utama Gelora Sriwijaya, Jaka Baring Palembang, Jumat (9/3) kemarin.

Dua pemain U-19 dari 13 pemain wilayah Asprov Babel, yaitu Asharudin dan  Fajri berhasil lolos seleksi. Kedua pemain asal bangka itu berhak mengikuti lanjutan seleksi tahap III, Stadion Bea Cukai, Rawamangun Jakarta Timur pada,11-12 Maret 2017 mendatang.

Sedangkan dua asal Beltim, Lukman Hafiz dan Gunawan gagal lolos pada lanjutan seleksi tahap III tersebut. “Seleksi Timnas U-19 tahap II di Palembang selesai. Dari 13 pemain yang kita kirim melalui Asprov PSSI Babel yang lolos seleksi tahap III ada 2 orang yakni pemain asal Bangka,” ungkap Yuri.

Asprov PSSI Babel sebelumnya mengirimkan 13 pemain. Saat seleksi di Palembang kemarin diikiti oleh kurang lebih 80 pemain U-19 yang datang dari 3 Asprov. Selain Asprov Sumsel dan Babel juga diikuti oleh Asprov Jambi.

Dua pemain yang lolos adalah Asharudin (Posisi Striker), kelahiran Banyuasin 15 Mei 1999, asal Pangkalpinang, dan Fajri kelahiran Pangkalpinang 17 Juni 1999, yang alamat Jalan Mentok Desa Kace Kabupaten Bangka. ” Ini sesuai dengan surat panggilan dari PSSI Pusat nomor 387/PGD/77/III-2017 perihal panggilan seleksi pemain Timnas U-19,” terang Yuri.

Sementara itu Ketua Pemandu bakat Askab PSSI Beltim, Syarifudin memohon maaf kepada seluruh masyarakat Beltim atas ketidaklolosan 2 pemain asal Beltim. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah mendukung keberangkatan 2 pemain asal Beltim tersebut.

“Mungkin memang belum beruntung, semoga dikemudian hari Beltim akan bisa meloloskan pemain di tingkat nasional. Dan semoga ini merupakan jalan terbaik bagi Beltim untuk masa depan. Meskipun mereka gagal lolos, paling tidak mereka bisa pulang dengan kebanggaan karena telah memberikan yang terbaik,” sebut Pudin sapaan akrabnya.

Pudin berkeyakinan hal ini akan menjadikan motivasi pemain lain yang ada di Beltim, untuk semakin giat berlatih lagi, karena ke depan persaingan akan semakin keras dan ketat. Tidak ada perjuangan yang mudah, tetapi tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berjuang. (feb)