2 PNS Beltim Jalani Sidang Korupsi

by -

*Akan Datangkan Saksi Ahli untuk Meringankan

MANGGAR-Proses persidangan dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) masih terus berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pangkalpinang. Kedua terdakwa yaitu, mantan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berinisial FE dan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Beltim berinisial DA.

 

FE merupakan terdakwa kasus korupsi Pembangunan Dermaga Apung Pulau Ketapang tahun 2013. Sedangkan DA terdakwa kasus korupsi pembangunan Pasar Modern Lipat Kajang Manggar tahun 2010 lalu.

 

Pembangunan Pasar Modern Lipat Kajang Manggar menggunakan APBD Beltim kurang lebih Rp. 8 miliar. Sementara pembangunan Dermaga Apung Pulau Ketapang menelan APBD Beltim, kurang lebih Rp 700 juta.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Manggar ajari Widagdo.SH melalui Kasi Intel, AG. Erwin.SH mengatakan, saat ini kedua terdakwa masih menjalani sidang pemeriksaan saksi-saksi di pengadilan Tipikor Pangkalpinang.

 

“Untuk kasus Pasar Lipat Kajang dan Dermaga Apung Pulau Ketapang masih proses sidang pemeriksaan saksi-saksi. Dari kita (JPU Kejari) dan terdakwa sama-sama akan mendatangkan saksi ahli,” kata Erwin Saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

 

Kata dia, untuk kasus korupsi Dermaga Apung Pulau Ketapang, akan mendatangkan saksi untuk meringankan terdakwa. Demikian halnya, dengan saksi ahli terdakwa kasu Pasar Lipat Kajang Manggar

 

“Setelah pemeriksaan saksi ahli, agenda selanjutnya akan dilakukan sidang penuntutan terdakwa nantinya,” ujarnya.

 

Diketahui, sebelumnya mantan Plt DKP Beltim FE, terjerat kasus korupsi lantaran uang muka proyek sebesar 20 persen atau sekitar Rp 200 juta dilarikan kontraktor. Sementara setelah dilakukan pemeriksaan , ternyata pelaksanaan pekerjaan di lapangan kurang lebih dari 5 persen.

 

FE dianggap lalai karena bank garansi jaminan pelaksanaan proyek yang dilampirkan pihak kontrakan ternyata bodong. Hingga kini kontraktor tersebut menghilang dan belum diketahui keberadaannya.

 

Sementara kasus Pasar Lipat Manggar, ada dugaan mark up dan pekerjaan tidak sesuai dengan Bestek yang tertuang dalam dokumen kontrak pekerjaan.

 

Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pangkalpinang telah memvonis bersalah dua terdakwa kasus Program Daerah (Proda) Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

 

Kedua terdakwa yaitu, anggota DPRD Beltim yang juga mantan Kades Lenggang berinisial FZ, dan mantan Pjs Kades Lenggang berinisial YZ.

 

Mereka dijatuhi hukuman kurungan masing-masing 1 tahun 1 bulan (13 bulan), dengan denda Rp. 50 juta, subsider 2 bulan kurungan. Keduanya terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam sidang putusan, Kamis (26/11) pekan kemarin.(feb/yud)