2020, Dindik Beltim Mulai Terapkan Sekolah Full Day

by -
2020, Dindik Beltim Mulai Terapkan Sekolah Full Day
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Amrizal

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Beltim akan mulai menerapkan kegiatan belajar mengajar sistem full day pada tahun 2020. Salah satu alasan yang dijadikan dasar penerapan adalah mengurangi kenakalan remaja di luar jam sekolah.

“Kita mengurangi kenakalan remaja. Dengan banyaknya mereka berinteraksi di sekolah otomatis mereka pulang sudah sore dan waktu bermain di luar sekolah bisa dikurangi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Amrizal saat ditemui belitongekspres.co.id, Selasa (7/1/2020).

Dikatakan Amrizal, sistem sekolah full day bukanlah hal baru. Saat ini, Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) telah mengaplikasikan sistem full day. Bahkan, Kementerian Pendidikan Nasional sudah lama mencanangkan full day secara nasional.

“Full day sudah dilaksanakan di tingkat menengah sejak beberapa tahun lalu. Wacana ini sebenarnya sudah dicanangkan secara nasional oleh pak Menteri (Effendy) Muhajir. Sekarang di Beltim itu, SMA/SMK sudah full day,” ujar Amrizal.

Menurut Amrizal, sistem full day adalah keterpenuhan jam belajar mengajar mengikuti aturan lima hari. Namun bukan berarti mengurangi jam belajar. “Misalnya SD tidak harus pulang jam 4, tidak. Jadi jam mengajar itu kan sudah ada ketentuan, misalnya SD jam belajarnya sekitar 35 menit untuk satu jam pelajaran. Lain lagi SMP dan SMA. Jadi itulah yang dihitung,” kata Amrizal.

Sesuai ketentuan jam belajar, pelajar SMP dihitung 40 menit untuk satu jam pelajaran. Sedangkan SMA dihitung 45 menit untuk satu jam pelajaran. Sehingga penerapan full day bagi SD dan SMP tentu tidak berarti pulang jam 4 sore.

“Kita memang rencanakan untuk SMP yang sudah siap menerapkan full day. Saya katakan itu sekolah 5 hari agar Sabtu dan Minggu mereka bisa beristirahat dan bisa berkegiatan yang lain,” jelas Amrizal.