2020 Pelaku Wisata Sudah Mendigitalisasi Usaha Mereka

by -
2020 Pelaku Wisata Sudah Mendigitalisasi Usaha Mereka

2020 Pelaku Wisata Sudah Mendigitalisasi Usaha Mereka

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Dalam rangka mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Belitung menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Forum Koordinasi Pelaku Usaha Pariwisata Belitung, Selasa (1/10) kemarin, di Maxone Hotel Belitung.

Mengusung tema Revolusi Industri Pariwisata 4.0, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, dan di hadiri oleh puluhan pelaku industri pariwisata di Negeri Laskar Pelangi.

Isyak Meirobie mengatakan, revolusi industri salah satu hal penting yang dapat menduplikasi penghasilan para pelaku wisata apa lagi di jaman era digital seperti sekarang ini.

Dirinya menargetkan tahun 2020 mendatang pelaku wisata harus sudah tuntas mendigitalisasi usaha mereka.

“Nanti saya siapin satu aplikasi untuk bisa dipake seluruh pelaku wisata. Di mana mereka bisa mempromosikan produk mereka baik dalam negeri maupun mancanegara. Oleh sebab itu di saat sekarang ini, maindset dan mental harus berani untuk terjun ke digitalisasi,” ujarnya kepada belitongekspres.co.id.

Ditambahkanya, dengan berhasilnya bukit Peramun memperoleh penghargaan green gold Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA), dirinya menginginkan pengelola Bukit Peramun bisa menularkan tips kepada pengelola wisata yang lainnya dengan harapan destinasi-destinasi lainya semakin maju dan berkembang.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Ir. Hermanto, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan pelaku industri pariwisata, sekaligus memberikan informasi dan menyamakan persepsi tentang kepariwisataan.

Sebelumnya, Dispar juga sudah melakukan pertemuan dengan para pelaku industri pariwisata di Belitung untuk membahas soal regulasi di antara tentang sertifikasi industri pariwisata.

Pada kesempatan ini Dinas Pariwisata mengundang narasumber yang kompeten dan sudah berhasil. Hermanto berharap ini bisa menjadi contoh sekaligus masukan untuk para pelaku industri pariwisata dalam menjual produk mereka sekaligus mempromosikan pariwisata Belitung.

(Rheza | belitongekspres.co.id)