by -

isyak-2 - Copy - Copy

 

Kasih foto isyak meirobie

 

SMPN 1 Sijuk Butuh Perhatian Serius

*Sekolah Standar Nasional, Sarana Prasarana Memprihatinkan

 

 

BADAU–Komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan, nampaknya masih patut dipertanyakan. Setidakanya, pertanyaan ini muncul atas hasil kunjungan mendadak Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Isyak Meirobie di SMPN 1 Sijuk, Rabu (13/1), kemarin.

Isyak kepada Belitong Ekspres mengatakan, dirinya menilai kondisi SMPN 1 Sijuk terbilang masih butuh perhatian serius. Isyak melihat dari sarana gedung sekolah yang dia anggap cukup memprihatinkan.

Dalam kunjugan mendadak kemarin, Isyak menemukan kondisi atap ruangan kelas yang masih bocor. Padahal, sekolah ini statusnya adalah sekolah standar nasional.

Isyak mengatakan, faktanya masih ada sekolah yang berstatus standar nasional di kecamatan Sijuk yang masih ada sekolah dengan atap yang bocor. Selain itu, lantai keramik yang sudah mulai rusak, toilet yang tidak layak, rumah penjaga sekolah yang rusak, kaca jendela pecah dan meja dan kursi yang sudah semestinya butuh diperbaharui.

Dengan fakta yang ditemui semacam ini, Isyak mempertanyakan kinerja pemerintah dalam sektor pendidikan. “Sudah baguskan kinerja pemerintahan daerah jika melihat kondisi sekolah seperti ini, yang notabene sekolah berstandar nasional?” kritis Politikus Nasdem ini.

Dia mengingatkan, untuk tahun 2016 ini APBD Pemkab Belitung mencapai Rp 1 Triliun lebih. Artinya, dengan APBD sebesar itu, jika masih ada sekolah yang fasilitasnya memprihatinkan, maka jelas-jelas kinerja dan kerja aparatur pemerintah harus dievaluasi dengan benar dan mendasar.

“Sekolah merupakan tempat untuk anak-anak mencari ilmu demi masa depan mereka nanti. Inilah kondisi SMP Negeri 1 Sijuk Belitung dengan APBD Rp 1 trilun lebih di tahun 2016,” kiritk Isyak.

Isyak menjelaskan, pihak sekolah sudah mengusulkan untuk perbaikan kepada dinas terkait beberapa kali, namun tidak ada realisasi. “Lantas, malu dan kesal tidaklah cukup namun harus ada perbuatan nyata. Karena itu dalam kunjungan mendadak saya tadi siang (kemarin-red), saya berkomitmen untuk memastikan sekolah ini mendapat perhatian terhadap hal hal tersebut,”janji Isyak.

Ditambahkan, kualitas sekolah ini bagus, bahkan prestasinya sangat banyak. Namun, apresiasi pemerintah daerah tak sebaik prestasi mereka dalam menciptakan kondisi yang nyaman bagi guru dan murid. ”Kita akan perjuangkan dalam kebijakan anggaran, semoga nantinya bermanfaat untuk rakyat dan kemajuan pendidikan kita,” tegasnya.(mg1)