by -

07758ee08f7e16a0b15b0d98a56d204a_XL

 

 

 

 

Kasih foto Hely Tjandra close up

GMT Datang Peluang Bermunculan

*Diprediksi Ribuan Turis Datang, Warga Diminta Kreatif

MANGGAR-Momen Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang dijadwalkan jatuh pada 9 Maret 2016 mendatang, diharapkan bisa dimanfaatkan maksimal oleh warga Beltim. Siklus 30 tahunan ini, khusus di Beltim dan Pulau Belitong pada umumnya mampu membawa dampak ekonomi yang baik, khususnya dari sektor pariwisata.

“GMT merupakan momentum langka yang sudah lama dinanti-nantikan. Ribuan wisatawan dipastikan akan berdatangan ke Pulau Belitung untuk menyaksikan kejadian dengan siklus 30-tahunan sekali ini. Saya berharap masyarakat Beltim dapat memanfaatkan momentum GMT untuk peluang usaha dan meningkatkan perekonomian,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Helly Tjhandra kepada Belitong Ekspres, pekan lalu.

Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita jangan hanya jadi penonton di tempat sendiri. Masyarakat harus menangkap peluang usaha yang ada,” ungkapnya bersemangat, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (29/1) pekan lalu.

Ia memperkirakan akan ada ribuan wisawatan yang akan datang ke Kabupaten Beltim. Karena itu, Ia menilai banyak yang dapat dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah mulai dari menyiapkan homestay. Ia juga mengatakan ada enm desa yang posisinya berada di titik pantau GMT.

“Ini kita baru mengirimkan surat kepada desa-desa yang ada spot atau pun berada di sekitarnya untuk menyiapkan home stay. Kebetulan nanti momentnya sama dengan Kejurnas Atletik jadi hotel-hotel pasti penuh. Nah di sini lah masyarakat dapat menyewakan rumahnya bagi wisatawan,” ajak Helly.

Selain itu, masyarakat dapat berjualan kacamata gerhana, souvenir, berjualan minuman atau makanan ringan di titik pantau, hingga menyewakan sepeda motor. Semua hal tersebut tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat, sepanjang dapat membaca peluang dan memberikan pelayanan kepada wisatawan.

“Kan ada enam titik yang kita siapkan. Pas acaranya pagi waktunya pas itu kalau mau jualan kopi, sarapan atau lain sebagainya. Terus nanti nonton kan harus pakai kaca mata, nah itu juga bisa jadi peluang,” tandasnya.

Seperti diketahui, dan sekilas informasi GMT terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari.

Dipaparkan Helly, ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah, tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. Kenampakan Gerhana tergantung pada jarak bula-matahari dan posisi pengamatan.

GMT hanya dapat diamati dari daerah yang dilintasi bayangan umbra bulan. Untuk GMT tahun 2016 ini, Indonesia diklaim satu-satunya negara di dunia yang dapat melihat GMT. Dan di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung hanya tiga Kabupaten yang dilalui GMT yakni, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Estimasi waktu GMT di Kabupaten Beltim pada 8 Maret 2016, gerhana akan berlangsung selama dua menit 10 detik. Mulai gerhana pukul 06.31 WIB, mulai GMT pukul 07.22 WIB, berakhirnya gerhana pukul 08.35 WIB. (feb)