by -

 

 

foto A- rumah korban kebakaran

 

 

ainul yakin/be

Rumah korban kebakaran di Jalan Ahmad Yani yang kini diberi garis polisi (police line) guna penyidikan.

Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp 2 M

*Ada Uang Cash Rp 200 Juta Ikut Terbakar, Dugaan Akibat Konsleting Listrik

 

TANJUNGPANDAN-Pasca terjadinya kebakaran dahsyat di kediaman mantan Anggota DPRD Kabupaten Belitung Mahadir Basti, di Jalan Ahmad Yani RT 1 RW 2, Selasa (2/1) malam lalu, polisi terus melakukan penyidikan. Dari keterangan Polres Belitung dan Polsek Tanjungpandan, mereka memastikan kebakaran yang memporakporandakan bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu ini, disebabkan konsleting listrik bersumber dari dapur, rumah korban. Dan kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Kapolsek Tanjungpandan Kompol Andi Rahmadi mengatakan, dirinya beserta Tim Identifikasi Polres Belitung sudah melakukan penyidikan mengenai peristiwa kebakaran itu. Dirinya juga memastikan, tidak ada indikasi rumah tersebut sengaja dibakar ataupun adanya oknum-okmun yang merencanakan terjadinya peristiwa kebarakaran, yang sempat membuat panik masyarakat sekitar ini.

“Dari hasil penyidikan hingga Rabu (3/2) dini hari, kami memastikan penyebab kebakaran ini bersumber konsleting listrik yang ada di dapur rumah korban,” ujar Kapolsek Tanjungpandan kepada Belitong Ekspres, Rabu (3/1) kemarin.

Lebih lanjut Kapolsek Tanjungpandan menjelaskan, dirinya sempat mendengar keterangan dari saksi-saksi, sebelum kebakaran sempat terdengar bunyi ledakan sebanyak dua kali. Dan ledakan itu disebabkan lantaran dua unit motor korban yang terpanggang.

“Warga sempat mendengar adanya ledakan di dalam rumah Mahadir. Bahkan, warga sekitar sempat ketakutan setelah mendengar ledakan itu,” kata Kompol Andi Rahmadi, di Mapolres Belitung, kemarin.

Sementara itu, Mahadir Basti mengatakan, saat peristiwa ini terjadi dirinya berada di Belitung Timur. Katanya, waktu itu kondisi rumah sepi, yang ada hanya istri korban di kediamannya yang berukuran kurang lebih 20×10 meter ini.

“Saat itu istri memang berada di rumah, secara tiba-tiba lampu mati. Saat dinyalakan memang ada bunyi letusan kecil di dapur rumah itu. Lalu, ditinggal rumah itu oleh istri saya untuk membeli nasi goreng,” kata Mahadir kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Beberapa menit kemudian, tetangga melihat gumpalan api, dan si Jago Merah itu dalam waktu sekejap sudah membakar isi rumah, hingga mengakibatkan ledakan. Ledakan besar itu disebabkan dua motor miliknya yang terbakar.

“Beruntung tidak ada mobil di dalam rumah. Namun, sebanyak 30 dokumen dan uang tunai sebesar Rp 200 juta yang ada di dalam rumah ludes terbakar,” ungkap Mahadir Basti di tempat tinggalnya Jalan Jenderal Sudirman, Lesung Batang.

“Dokumen-dokumen itu meliputi ijazah, surat keterangan tanah (SKT). Akibat peristiwa kebakaran ini, kami mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar. Sebab, selain dokumen dan motor, seluruh perabotan mulai almari berisi baju, sofa, kulkas, tv terbakar semua,” pungkasnya. (kin)