by -

 

 

IMG_2218

 

 

ainul yakin/be

Suasana di Bandara masih dipadati penumpang.

Bandara Berjalan Normal

*Meski Curah Hujan Tinggi

 

TANJUNGPANDAN-Warga di Pulau Belitung nampkanya masih bisa bersyukur. Meski curah hujan relatif tinggi selama sehari kemarin, nampaknya tak sampai menimbulkan dampak luas ataupun kejadian tak diinginkan seperti banjir. Bahkan, untuk kondisi penerbangan di Bandara HAS Hanandjoeddin terbilang normal. Sebab, banjir di Pangkal Pinang Pulau Bangka, sempat membuat penerbangan dari Batam menuju Tanjungpandan, batal dan tertunda hingga esok harinya (kemarin,Red).

Pantauan Belitong Ekspres di Bandara HAS Hanandjoeddin, terlihat ratusan penumpang dari berbagai kota tujuan seperti Pangkalpinang dan Jakarta memadati di terminal kedatangan dan kepergian.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Unit Penyelengara Bandara Udara HAS Hanandjoeddin Nanang Novianto Saputro mengatakan, kondisi bandara HAS Hanandjoeddin tetap lancar meski di Belitung diguyur hujan. “Curah hujan yang lumayan tinggi tidak berpengaruh signifikan. Kendala mungkin hanya keterlambatan pesawat. Dan tiap hari ada 10 penerbangan (flight) dari 11 fligt pesawat. Hanya NAM Air yang beberapa hari ini tidak terbang,” ujar Nanang kepada Belitong Ekspres, Selasa (9/2) kemarin.

Nanang menjelaskan, tingginya curah hujan di Pangkalpinang sedikit mempengaruhi salah satu maskapai yang hendak menuju ke Tanjungpandan. Hal itu disebabkan, pesawat dari Batam maupun dari Palembang tidak bisa masuk ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

“Pesawat Wings Air saat terbang menuju Pangkalpinang tidak bisa masuk dan memilih untuk kembali ke Batam, sehingga gagal untuk menuju ke Tanjungpandan pada hari Senin (8/2) lalu,” kata Nanang diruangannya kemarin.

Meski gagal, namun penerbangan tidak dibatalkan. Perjalanan dilanjutkan Selasa (9/2) pagi kemarin. Faktor utama pesawat ini tidak mampu menembus Bandara Depati Amir lantaran curah hujan tinggi.

“Sedangkan masakapi Garuda, dari Palembang-Pangkalpinang-Tanjungpandan dan sebaliknya tetap berjalan. Namun, harus terlambat beberapa jam karena faktor hal yang sama yakni cuaca kurang baik di Pangkalpinang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteologi dan Klimatologi Tanjungpandan Ridwanto mengatakan, tidak ada kendala ataupun gangguan di lalu lintas udara Belitung, khususnya di Bandara Udara HAS Hanandjoeddin.

“Jarak pandang tetap normal seperti biasa, yakni diatas 1500 meter meski kondisinya hujan. Informasi yang kami terima, keterlambatan pesawat beberapa hari, lantaran faktor internal maskapai masing-masing,” katanya.(kin)