by -

 

 

foto kanan. Lobang jalan

 

 

Akses jalan Pantai Batu Bedil Desa Sungai Padang dihiasi lobang besar yang berair dan menganga. (foto ist)

 

Keseriusan Pemda Sambut GMT Dipertanyakan

*Akses Titik Pantau GMT di Pantai Batu Bedil Memprihatikan

 

SIJUK-Keseriusan Pemerintah Kabupaten Belitung menyambut fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) 9 Maret 2016 mendatang, patut dipertanyakan. Terutama mengenai persiapan akses jalan menuju titik pantau GMT tersebut.

 

Seperti akses jalan menuju Pantai Batu Bedil, salah satunya yang dijadikan Pemkab Belitung sebagai titik pantau GMT 2016. Namun, sayangnya kondisi akses sangat memprihatinkan. Sepanjang ruas nampak dihiasi lobang-lobang besar yang menganga.

 

Belum lagi, jika di musim penghujan saat ini, jalan akan menjadi becek dan licin. Begitu pun ketika musim kemarau, debu jalan akan beterbangan.

 

Dari hasil perbincangan masyarakat setempat, jika Pemda tidak peduli, beberapa hari ke depan masyarakat Desa Sungai Padang, bakal melakukan gotong royong. Sedikit demi sedikit mereka akan memperbaiki akses jalan tersebut. Gotong royong dilakukan, karena mereka sadar Pantai Batu Bedil menjadi salah satu objek titik pantau GMT 2016.

 
“Alhamdulillah masyarakat Sungai Padang selama ini tidak manja untuk memperkenalkan salah satu objek wisata. Mereka bergotong royong untuk membuat akses jalan ke lokasi Pantai Batu Bedil ini,” ujar Suhardi selaku ketua HKM Desa Sungai Padang, Minggu (21/2) kemarin.

 

Suhardi mengatakan sebenarnya mereka sangat mengharapkan untuk perbaikan akses jalan ke lokasi titik Pantau GMT 2016 seperti yang dipromosikan oleh Pemkab. Masyarakat di Sungai Padang kata dia, juga sangat ingin melihat Gerhana Matahari, namun dengan menggunakan apa.

 

“Kami sebenarnya dari masyarakat sudah ada ide untuk membuat lomba lari berandun dari Jeramba Sungai Padang ke lokasi ini. Namun ketika kami sampai di Pantai Batu Bedil untuk melihat GMT dengan apa?,” ucap Suhardi.
Suharli kembali berujar, awalnya mereka akan membuat lari berandun tersebut dimulai jam 06.00WIB. Dan diperkirakan akan sampai di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB lebih. Dengan maksud selain agar masyarakat Desa Sungai Padang bisa berolahraga, juga bisa langsung melihat GMT tersebut. Selain itu, dalam rangka menyambut GMT mereka menggelar Festival Jeramba Sungai Padang 2016. Untuk dari segi kepanitian kini sudah siap.

 

“Kalau untuk Festival Jeramba Sungai Padang 2016 kami panitianya sudah siap. Tinggal beberapa hari ke depan, kami akan mencoba untuk bergotong royong memperbaiki jalan dengan seadanya, sekalian bersih-bersih di lokasi ini (Pantai Batu Bedil),” tandasnya. (yud/rel)