by -

 

IMG_20160221_100319

 

 

Pelabuhan ASDP Lipat Kajang Manggar, yang terlihat masih sepi.

 

 

Pelabuhan

Pembangunan Bukan Hanya Mimpi

 

MANGGAR – Masyarakat Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sangat berharap Bupati dan Wakil Bupati Beltim periode 2016-2021, Yuslih Ihza SE dan Drs.Burhanudin, lebih membawa perubahan. Seperti yang pernah disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Beltim, beberapa waktu lalu, untuk kembali menghidupkan pelabuhan ASDP Lipat Kajang Manggar. Bahkan warga masyarakat berharap, pembangunan Pelabuhan ASDP itu bukan hanya mimpi namun bisa menjadi sebuah kenyataan.

 

“Kami ingin itu bukan mimpi yang selama ini diharapkan, namun kami ingin sebuah kenyataan yang sebenarnya. Karena pelabuhan tersebut merupakan jantung perubahan yang utama bagi warga masyarakat di Kabupaten Beltim pada umumnya,” ungkap Mentak (47) warga Manggar, kepada Belitong Ekspres, Minggu (21/2) kemarin.

 

Menurut Mentak yang juga pembina Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Beltim, pelabuhan merupakan akses perhubungan laut yang sangat menguntungkan para warga masyarakat, dan juga tentunya para nelayan setempat.

 

“Jika pelabuhan itu terealisasi, maka saya yakin peningkatan ekonomi masyarakat yang bukan hanya bagi nelayan juga akan berdampak pada kenaikan. Karena jalur nelayan yang keluar masuk akan semakin ramai, saya yakin aktivitas nelayan tidak akan terganggu nantinya. Selain itu Kami juga berharap kedepan pilihan pasangan masyarakat Beltim ini, akan membawa perubahan untuk Beltim secara signifikan. Sebab salah satu pertumbuhan ekonomi yang secara pesat akan terlihat dengan adanya pelabuhan,” ujarnya.

 

Selain itu Mentak berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar lebih mengutamakan penataan dan penguatan birokrasi, peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan, dan Infrastruktur.

 

Senada yang disampaikan warga Manggar lainnya, Yayan (32) juga menggantungkan harapan kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih Beltim ini. Harapannya agar pembangunan di Beltim akan nampak pada perubahan nantinya. Salah satunya lapangan pekerjaan.

 

“Kami inginkan pasangan Yuslih dan Aan (Sapaan akrab Burhanudin,red) tetap komitmen dengan membuka lapangan pekerjaan, dan itu yang sangat kami harapkan, apalagi pada masa pasca tambang,” ucap Yayan berpropesi sebagai penambang. (feb)