24 Bakal Calon Kades Ikuti Seleksi Tambahan

by -
24 Bakal Calon Kades Ikuti Seleksi Tambahan
Bupati Belitung H. Sahani Saleh memberikan soal ujian tertulis kepada tim seleksi tambahan Pilkades Serentak Belitung tahun 2020, Kamis (9/7).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sebanyak 24 Bakal Calon Kepala Desa dari Desa Air Saga, Bantan dan Lassar mengikuti seleksi tambahan kegiatan Pilkades Serentak Kabupaten Belitung tahun 2020. Seleksi tambahan itu dibuka langsung oleh Bupati Belitung H. Sahani Saleh, bertempat di Ruang Sidang Pemkab Belitung, Kamis (9/7) kemarin.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung Suksesyadi mengatakan, seleksi tambahan bakal calon kepala desa merupakan salah satu rangkaian dari tahapan yang harus dilalui dalam pelaksanaan Pilkades serentak.

“Tahapan seleksi tambahan bakal calon kepala desa ini, bila terdapat lebih dari 5 bakal calon kepala desa yang memenuhi persyaratan adminstrasi,” kata Suksesyadi kepada Belitong Ekspres.

Adapun 15 desa yang ikut Pilkades tersebut, yakni Desa Air Saga, Desa Kacang Butor, Desa Keciput, Desa Membalong, Desa Bantan, Desa Simpang Rusa, Desa Kembiri dan Desa Gunung Riting. Kemudian selanjutnya Desa Tanjung Rusa, Desa Mentigi, Desa Lassar, Desa Petaling, Desa Selat Nasik, Desa Suak Gual dan Desa Pulau Gersik

“Ada 3 Desa yang bakal calon kadesnya lebih dari 5 orang, yaitu Desa Air Saga sejumlah 11 calon, Lassar 7 orang calon, Bantan ada 6 orang, totalnya ada 24 bakal calon kepala desa yang harus melalui seleksi tambahan ini,” jelasnya.

Untuk Tim seleksi kegiatan Pilkades Serentak tahun 2020 terdiri dari 5 unsur, yaitu unsur DPPKBPMD, unsur Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Belitung, unsur Bagian Hukum Setda Kabupaten Belitung, unsur Akademisi, dan unsur Kecamatan.

Dikatakan Suksesyadi, seleksi tambahan bakal calon ini adalah seleksi akademis yang terbagi 3 jenis seleksi, yakni tes tertulis, paparan resume makalah visi, misi dan program kerja, serta wawancara.

“Penilaiaan seleksi tertulis mengikuti pengetahuan dan wawasan tentang regulasi pemerintahan desa, wawasan kebangsaan, lembaga kemasyarakatan desa, perekonomian masyarakat, budaya, keagaman. Penilaian wawancara meliputi pengalaman, pendidikan, usia, pengatahuan bidang pemerintahan, pengetahuan bidang pemberdayaan masyarakat dan kepemimpinan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Belitung H. Sahani Saleh mengatakan bahwa Kepala Desa adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga desanya dan melaksanakan tugas dari pemerintah dan pemerintah daerah.

“Dengan wewenang dan kewajiban tersebut, maka menjadi Kepala Desa merupakan tugas yang berat dan membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Bupati Belitung yang karib disapa Sanem.

Untuk itu, Sanem berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan sesuai dengan kebutuhan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa akan semakin meningkat.

Selain itu, bakal calon kepala desa diharapkan bisa menerima apapun hasilnya dengan ikhlas, lapang dada serta tetap berperan aktif bersama masyarakat dalam membangun desanya masing-masing. “Kita memilih yang terbaik dari yang baik, dan yang tereliminasi jangan berpikiran hal yang macam-macam,” pungkasnya. (dod)

Editor: Yudiansyah