26 Mahasiswa YAN, Akhirnya Bernapas Lega

by -

*Mereka Dialihkan ke TAU, Bulan Mei Sudah Mulai Kuliah

MANGGAR – 26 Mahasiswa asal Belitung Timur (Beltim) yang bermasalah saat berkuliah di Perguruan tinggi Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) beberapa waktu lalu, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya mereka pada bulan Mei mendatang sudah kembali masuk kuliah di Perguruan tinggi yang sudah ditujukan Pemda Beltim, yakni ke Tanri Abeng University (TAU).Kabar gembira bagi mahasiswa tersebut diterima, setelah Pemkab Beltim dan TAU melakukan Perjanjian Kerjasama MoU pengalihan di kampus TAU Jakarta, Rabu (16/3) kemarin. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE, Sekda Beltim, Talafudin, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Beltim, Hartoyo dan disaksikan oleh Dr.Tanri Abeng.”Ini adalah momen penting, terkait dengan penyampaian beberapa mahasiswa yang bermasalah saat kuliah di perguruan tinggi di YAN beberapa waktu lalu. Saya selaku Bupati Beltim, merasa bertanggung jawab atas permasalahan tersebut,” ungkap Yuslih, usai dilakukan penandatangan MoU.Yuslih mengatakan bahwa perguruan tinggi TAU merupakan perguruan tinggi yang tepat untuk bermitra dalam upaya penyelesaian pengalihan Mahasiswa Beltim yang sedang bermasalah.Selain itu, Yuslih menegaskan prioritas penting beasiswa bagi Mahasiswa yang kurang mampu akan terus dilakukan. Dengan tujuan untuk memperbesar dan memberikan peluang kepada masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas di luar daerah.”Kami juga menyadari masih banyak hal yang perlu disempurnakan dengan sistem beasiswa ini. Karena itu kami juga sudah melakukan penegasan kepada SKPD terkait, untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan mekanisme pemberian bantuan beasiswa kepada masyarakat Beltim,” ujar YuslihDengan demikian abang kandung Yusril Ihza Mahendra itu berharap ke depan tidak akan ada lagi masalah ataupun kasus seperti di perguruan tinggi dibawah YAN lalu. “Kita berharap kedepan tidak akan ada lagi masalah yang terulang seperti di YAN beberapa waktu lalu,ā€¯harapnya. (feb)