27 Warga Beltim Positif Corona, 5 Diantaranya dari Klaster Bank

by -
27 Warga Beltim Positif Corona, 5 Diantaranya dari Klaster Bank
Sekda Kabupaten Beltim Ikhwan Fahrozi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ikhwan Fahrozi, Ahad (17/1) kemarin kembali menyampaikan sebanyak 27 warga Beltim terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19.

Ke-27 pasien itu yaitu, Ny. S  (52), Tn. Y  (48), Tn. M  (56), Tn. IM (25), Ny. L  (30), Tn. L (35), Tn. F (32), Tn. LN (29), Ny. A (26), Nn. TWH (25), Nn. M (21), Tn. A (48), Tn. A (50), Tn. I (41), Ny. H (44), Ny. MI (40), Ny. N (30), Ny. S (43), Ny. SRF (38), Tn. B (49), Ny. K (29), Tn. H (34), Nn. NDH (22), Tn. UAA (59), Ny. YDS P (28), Tn. JGL  (71), dan Ny. JL  (46).

Sekda Beltim memaparkan Ny. S beralamat di Desa Pembaharuan, Tn. Y beralamat di Desa Buding, Tn. M beralamat di Desa Mentawak, Tn. IM beralamat di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit dan Ny. L beralamat di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

“Ke-5 orang itu merupakan karyawan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Kelapa Kampit. Mereka merupakan kontak erat hasil tracking dari pasien terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya, yang juga merupakan karyawan di Perkebunan Kelapa Sawit yang sama,” jelas Sekda Beltim dalam siaran pers, Ahad (17/1).

Selanjutnya, Tn. L beralamat di Desa Senyubuk yang bekerja sebagai buruh harian lepas, Tn. F beralamat di Desa Kurnia Jaya, Tn. LN beralamat di Desa Kurnia Jaya, Ny. A beralamat di Desa Mekar Jaya, Nn. TWH beralamat di Desa Lalang, dan Nn. M beralamat di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar. “Ke-5 tersebut merupakan karyawan dari salah satu Bank di Manggar dan merupakan kasus transmisi lokal,” jelas Ikhwan.

Kemudian Tn. A beralamat di Desa Padang Kecamatan Manggar, Tn. A  beralamat di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar, Tn. I beralamat di Desa Padang Kecamatan Manggar, dan Ny. H beralamat di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar.

“Ke-4 orang itu merupakan ASN Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Beltim. Mereka merupakan kontak erat dan hasil tracking dari pasien terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya atas nama Tn. S yang juga merupakan ASN di Kantor yang sama,” ulasnya.

Dia melanjutkan Ny. MI beralamat di Desa Lalang, yang bersangkutan merupakan salah satu karyawan klinik kesehatan di Manggar. Ny. N beralamat di Desa Mengkubang Kecamatan Damar, yang bersangkutan seorang Ibu Rumah tangga dan merupakan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

“Untuk Ny. S beralamat di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar, Ny. SRF beralamat di Desa Lalang Jaya Kecamatan Manggar. Kedua orang tersebut merupakan paramedis di salah satu Puskesmas di Manggar, yang merupakan kontak erat dan hasil tracking dari pasien terkonfirmasi Covid-10 sebelumnya,” terang Sekda.

Selain itu, Tn. B juga beralamat di Desa Lalang Kecamatan Manggar. Yang bersangkutran merupakan karyawan Perkebunan Kelapa sawit di Kecamatan Simpang Renggiang dan Ny. K beralamat di Desa Kelubi Kecamatan Manggar, yang bersangkutan merupakan seorang karyawan swasta. Keduanya merupakan kasus transmisi lokal.

“Kalau Tn. H beralamat di Desa Mengkubang Kecamatan Damar, yang bersangkutan adalah seorang ASN di salah satu UPT di Kecamatan Damar dan merupakan kontak erat dan hasil tracking dari pasien terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” paparnya.

Lebih jauh Sekda Beltim memparkan, Nn. NDH beralamat di Desa Mentawak, Tn. UAA beralamat di Desa Mentawak, yang bersangkutan merupakan seorang wirausaha. Tn. JGL beralamat di Desa Pembaharuan, yang bersangkutan merupakan seorang wirausaha dan Ny. JL beralamat di Desa Pembaharuan, merupakan Ibu Rumah Tangga. “Ke-4 orang tersebut merupakan kasus transmisi lokal,” tukas Ikhwan.

Sedangkan Ny. YDS beralamat di Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang, seorang ibu Rumah Tangga dan merupakan kasus transmisi lokal.

“Sebanyak 27 pasien tersebut sudah menjalani isolasi mandiri selama 20 – 27 hari dan tanpa gejala apa pun. Sehingga pada hari ini juga sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa. Sesuai Petunjuk Teknis Penanganan COVID-19 Revisi 5 tahun 2020, bahwa kasus konfirmasi tanpa gejala tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR. Dinyatakan selesai isolasi mandiri, apabila sudah menjalani isolasi selama 10 hari sejak pengambilan specimen diagnosis konfirmasi,” ungkap Ikhwan.

Dengan bertambahnya 27 pasien itu, maka di Kabupaten Beltim jumlah keseluruhan kasus Covid-19 sampai saat ini berjumlah 99 orang. Dengan rincian 96 orang sudah dinyatakan sembuh, 3 orang sedang mejalani perawatan di ruamg isolasi RSUD Beltim. Dan sampai saat ini sebanyak 216 sample swab sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Labkesda Provinsi Bangka Belitung (Babel) di Pangkalpinang.

“Bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur atau pusat kesehatan masyarakat lainnya,” tandasnya. (dny)