3 Paslon Siap Hadiri Debat Publik

by -

*2 Orang Akademisi UBB akan Dihadirkan

 MANGGAR – Tiga pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada Belitung Timur (Beltim) menyatakan kesiapannya menghadiri Debat Publik yang akan digelar Komis Pemilihan Umum (KPU) Beltim, Rabu (25/11) besok. Ketiganya yaitu, Paslon nomor urut 1 (Berlian) Yuslih Ihza – Burhanudin, nomor urut 2 (Satam) Usmandi Andeska – Musdiyana, dan nomor urut 3 (Semangat Baja) Basuri T Purnama – Fezzy Uktolseja.

 

“Kami siap dan sangat siap untuk hadir, untuk melaksanakan debat publik yang akan dilaksanakan Rabu (25/11) mendatang,” ungkap Yuslih calon Bupati yang disuung Partai PBB, Gerindra dan Golkar, saat dihubungi Belitong Ekspres (BE), Senin (23/11) kemarin.

 

Senada halnya, disampaikan calon Bupati, Usmandi Andeska yang diusung partai PKS dan Hanura. Ia dan pasangannya akan siap melaksanakan debat publik dengan mengedepankan kesiapan yang matang.

 

Tak mau kalah pasangan Calon Bupati, Basuri T Purnama, yang diusung oleh PDIP dan Nasdem pun sudah menyatakan kesiapannya.

 

“Kami sangat siap untuk menjelang debat publik nanti. Dan, dipastikan kami akan wajib untuk siap,” ujar Basuri saat dikonfirma Belitong Ekspres, Senin (23/11) kemarin.

 

Debat publik ini dipastikan akan seru dan ditunggu tunggu oleh semua masyarakat Beltim. Sebab, dari segala tahapan pilkada mungkin kegiatan ini lah yang sangat dinantikan.

 

Sementara itu, demi lancarnya kegiatan debat publik Pilkada Beltim, pada Rabu (25/11) besok segala persiapan telah dilakukan. KPUD Beltim telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pasangan calon (paslon) dan kepolisian untuk pengamanan pelaksanaannya, di ruang rapat KPUD Beltim, Senin (23/11) kemarin.

 

Sesuai rencana Debat Publik akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, di Auditorium Zahari MZ, Komplek Perkantoran Terpadu, Pemkab Beltim.
“(Debat publik) Ini salah satu indikator bagaimana kualitas calon pemimpin (Beltim). Di sana akan tahu banyak dari visi-misinya,” sebut Komisioner KPUD Beltim Divisi Hukum, Pengawasan Pemilu, dan Kampanye, Arpan Arbaie kepada wartawan, Senin (23/11) kemarin.

Arpan menjelaskan, debat publik akan berlangsung selama satu jam setengah. Jalannya debat akan terbagi menjadi enam segmen. Masing-masing segmen berisi tema pemaparan dan penajaman visi misi, bagaimana konsep paslon terhadap dunia pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, birokrasi, pelayanan publik, pariwisata, hingga pertambangan. Segmen terakhir, para paslon diberikan kesempatan untuk memberikan closing statement mereka.

“Kami harapkan pasangan calon sudah menguasai sub-subtema yang kami bagi per segmen ini. Tema ini sudah kami bagikan kepada mereka,” katanya.

Arpan mengatakan, sekitar 400 orang kemungkinan akan hadir pada debat yang akan berlangsung di auditorium Zahari MZ, Komplek Perkantoran Terpadu, Pemkab Beltim tersebut. Setiap paslon bisa membawa massa pendukung namun dibatasi hanya 50 orang. Sisanya debat publik akan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan dan juga akan dihadiri awak media.

“Mereka yang bisa masuk adalah mereka yang dapat ID Card yang kami bagikan. Kemudian ada pemeriksaan juga dari pihak Kepolisian sebelum masuk ruangan (Auditorium),” jelasnya.

Arpan menambahkan, debat publik Pilkada Beltim akan menghadirkan dua orang Akademisi Universitas Bangka Belitung (UBB). Mereka adalah Akademisi dari FISIP UBB, Ibrahim, dan Akademisi dari Fakultas Hukum UBB, Dwi Haryadi.

 

“Mereka pun siap dan dipastikan kesiapannya untuk melakukan dan mengisi kegiatan ini,” tandas Arpan. (feb)