3 Tahun Hanya KNPI Rp.25 Juta

by -

*Epan Sebut, Urusan kepemudaan Sebut Kini jadi Urusan Wajib

????????????????????????????????????
Bupati Beltim, Yuslih Ihza bertemu kepengurusan DPD KNPI periode 2012-2015, di ruang kerjanya, Senin (15/5) kemarin.

MANGGAR – Kepengurusan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) periode 2012-2015 hanya menerima dana hibah sebesar Rp. 25 juta dari Pemerintah Daerah. Dana sebesar itu, diterima pada saat tahun pertama berjalan sedangkan tahun tersisa pendanaan dilakukan secara swadaya.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD KNPI Beltim, Wahyu Epan Yudhistira ketika bertemu Bupati Beltim, Yuslih Ihza diruang kerjanya, Senin (15/5) kemarin. Menurut Epan, dirinya tidak mempermasalahkan anggaran yang disediakan pemerintah daerah untuk membantu organisasi kepemudaan tersebut.

“KNPI adalah wadah bernaung OKP-OKP. Urusan kepemudaan bukan lagi urusan pilihan tetapi urusan wajib. Meski demikian, kami tidak mempersoalkan besar kecilnya anggaran dari Pemda kepada KNPI,” ungkap Epan.

Sejauh ini, terdapat 14 OKP di Kabupaten Beltim yang bernaung dibawah KNPI. Beberapa diantaranya melakukan kegiatan sesuai AD/ART masing-masing dan terdaftar resmi di Kesbangpol.

“Di luar kepengurusan DPD KNPI di Kabupaten, KNPI juga dibentuk di seluruh Kecamatan. Total ada 7 PK (Pengurus Kecamatan) di Beltim,” ujarnya.

DPD KNPI Beltim sendiri, telah habis masa jabatan per Desember 2015. Saat ini masih diperpanjang dan disetujui KNPI Provinsi, sampai dengan terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda) dan kepengurusan baru, yang rencana akan digelar pada Juni mendatang.

Pembicaraan antara KNPI dan Bupati Beltim, meski hanya memakan waktu yang tak lama, namun sudah terlihat jelas kepahamanan diantara keduanya. Bahkan kedepan Bupati ingin lebih bersinergi dengan organisasi kepemudaan tersebut.

Karena itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza menyambut baik kehadiran DPD KNPI sebagai organisasi yang menaungi pemuda di tingkat Kabupaten. Sebagai Kepala daerah, Yuslih mengapresiasi KNPI dan berjanji kedepan akan membantu.

“Menanggapi kehadiran KNPI secara resmi di Kabupaten Beltim, saya intinya ingin bisa dan saling bersinergi, dengan para pemuda, yang ada di dalam Organisasi Kepemudaan tersebut,” ujar Yuslih.

Yuslih menyadari Pemerintah daerah mempunyai peran penting dalam menyiapkan masa depan pemuda sebagai penerus pembangunan. Melalui KNPI, Yuslih meminta hubungan dengan Pemda dapat terjalin dengan baik.

“Saya berharap, akan terbangun komunikasi yang baik dan kedepannya organisasi ini akan lebih kita perhatikan,” sebut Yuslih. (feb)