4 Anggota DPRD Diberhentikan

by -

*SK Pemberhentian Resmi Dikeluarkan Gubernur Babel

 

MANGGAR-Sebanyak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), resmi diberhentikan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), H.Rustam Effendi, telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Beltim.

 

Dua orang diberhentikan karena ikut dalam Pilkada Beltim atas nama Fezzy Oktolseja dan Musdiana, satu orang dikarenakan meninggal dunia beberapa waktu lalu, atas nama Suradio Tuwiriyo, dan satu orangnya lagi karena tersandung masalah hukum, atas nama berinisial FR.

 

Sesuai SK Gubernur bernomor 188.44/947/I/2015, tentang pemberhentian atas nama Fezzy Uktolseja dari PDI Perjuangan masa jabatan 2014-2019. Namun untuk PAW-nya hingga kini belum ada.

 

“Sedangkan SK Gubernur Babel bernomor 188.44/946/I/2015, tentang peresmian pemberhentian atas nama Musdiyana dari PKS masa jabatan 2014-2019. Peresmian pengangkatan nama PAW-nya adalah Saudara Marwan untuk masa jabatan yang sama,” ungkap Sekretaris DPRD (Sekwan) Beltim, Evi Nardi, kepada Belitong Ekspres, Selasa (20/10) kemarin.

 

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan dalam PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD, perlu meresmikan pemberhentian dan pengangkatan yang bersangkutan sebagai anggota DPRD Kabupaten Beltim dari kedua partai tersebut.

 

“Dengan adanya SK tersebut, berarti kedua anggota DPRD Beltim yang ikut dalam pencalonan Wakil Bupati 2015 mendatang sudah resmi berhenti dan akan dilakukan PAW. Mungkin akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melakukan sidang paripurna istimewa, pengambilan sumpah atau pelantikan PAW nantinya,” jelas Evi.

 

Sementara untuk PAW Almarhum Suradio Towiriyo juga sudah resmi disampaikan oleh partai Nasdem Beltim. Ia akan digantikan Suhartini pada dapil yang sama dan mengikuti masa jabatan yang sama.

 

“Jadi semua PAW sudah siap, namun hanya tinggal dari PDIP. Mereka sudah menyerahkan surat ke PDIP Beltim terkait PAW saudara Fezzy Uktolseja, namun parpol ini belum juga merespon. Untuk itu, kami berharap agar parpol PDIP segera memberikan nama untuk PAW Fezzy Uktolseja,” ujar Evi.

 

Evi menambahkan, untuk nama FR Anggota DPRD Beltim yang masih tersandung masalah hukum, hanya dilakukan penghentian sementara sebagai anggota DPRD Beltim. Itu mengingat proses peradilan Tipikor Pangkal Pinang masih berjalan dan belum ada keputusannya, maka hanya dilakukan pemberhentian sementara.

 

“Untuk FR kita hanya perlakukan penghentian sementara, dan juga SK-nya sudah dikeluarkan oleh Gubernur Kepulauan Babel, H.Rustam Effendi. Pasalnya peradilan Tipikor Pangkal Pinang masih berjalan dan kita belum tahu berapa lama keputusannya. Jika memang keputusannya kurang dari 5 tahun maka, FR tetap masih menjadi anggota DPRD Beltim, namun jika putusannya 5 tahun atau lebih, maka akan diberhentikan,” pungkas. (feb)