4 Baliho Berlian Roboh

by -
????????????????????????????????????

//Anehnya, Serempak Roboh di 4 Kecamatan

//Baliho 2 Paslon Lain Masih Tegak Berdiri

 

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Baliho Paslon Berlian roboh di Kecamatan Kelapa Kampit, Gantung, Manggar dan Kecamatan Simpang Renggiang serempak roboh dengan sendirinya.

MANGGAR -Empat baliho besar milik pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Yuslih Izha – Burhanudin di tiga Kecamatan di Belitung Timur (Beltim) serempak roboh dengan sendirinya. Baliho yang berdiri di empat lokasi tersebut, dipasang oleh KPU Beltim bersamaan dengan dua Paslon lainnya.

 

Aneh memang, belum berumur satu minggu dipasang hanya baleho Paslon berjargon Berlian yang sudah roboh duluan. Sedangkan, dua baliho peserta Pilkada 2015 nomor urut 2 dan 3 masih tegak berdiri.

 

Dari pantauan harian ini, Selasa (22/9) kemarin, robohnya baliho milik pasangan Berlian tersebut terjadi di Kecamatan Manggar, Gantung, Kelapa Kampit dan Kecamatan Simpang Rengging. Hal ini pun sempat menuai pertanyaan beberapa masyarakat dan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Berlian, Koko Haryanto.

 

“Kami mendapatkan banyak laporan, baliho Paslon Berlian roboh, karena pemasangannya terkesan tidak menggunakan kayu yang bagus,” ungkap Koko kepada Belitong Ekspres, Selasa (22/9) kemarin.

 

Atas robohnya keempat baliho itu, Koko mengingatkan agar KPUD Beltim, menerapkan standar kayu yang mesti digunakan untuk satu baleho. Sehingga, baliho yang terpasang bisa bertahan sampai menjelang masa tenang.

 

“KPUD harus segera mengevaluasi pemasangan baliho paslon, apalagi kegiatan ini diberikan kepada pihak ketiga, tentu mesti ada speknya yang harus dipenuhi. Dan saat ini kami sudah mendapatkan foto bahwa baliho pasangan Berlian roboh di empat kecamatan. Ini jangan sampai terjadi lagi di kecamatan dan juga terjadi pada baliho pasangan lainnya,” tegas Koko.

 

Koko juga berharap ke depannya dalam pemasangan alat peraga bisa lebih baik dan berkualitas jangan sampai hal seperti ini kembali terulang lagi.

 

Bukan hanya Koko, tim relawan pasangan Berlian di Kecamatan Manggar, Baharan, juga mempertanyakan hal yang sama.Menurut Baharan, baliho tersebut baru saja dipasang beberapa hari lalu serempak roboh dengan sendirinya.

 

“Yang anehnya, kok hanya baliho pasangan Berlian yang roboh. Apa mungkin kayu yang digunakan di empat kecamatan tidak kuat, sehingga membuat baliho pasangan Berlian roboh?,” tanya Baharan.

 

Karena itu, Baharan meminta KPUD Beltim untuk mengevaluasi dan memenuhi spek yang ada dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pasalnya, di salah satu kabupaten di Pulau Bangka ada yang menggunakan besi sebagai alat untuk pemasangan baliho, dan bukannya menggunakan kayu.

 

Sementara itu Ketua KPUD Beltim, Pirmawan melalui anggota komisioner Divisi Pengawasan Pemilu dan Kampanye Arpan Arbaie, membantah jika pihaknya lalai dalam melakukan pemasangan baliho/alat peraga kampanye tersebut.

 

“Ini jelas faktor alam, karena angin yang kencang maka beberapa baliho tersebut roboh. Kami akan melakukan pemasangan ulang, dan mengingatkan kepada pihak ketiga yang melakukan pemasangan baliho ini, agar lebih menggunakan kayu dan cara pemasangan yang benar,” kata pria yang akrab disapa Pak Aji.

 

Pak Aji sebelumnya sudah melakukan pengecekan di beberapa kecamatan dan titik dimana dipasangnya baliho yang roboh tersebut. Dari pengecekan tersebut memang benar baliho pasangan Berlian roboh di empat kecamatan, yaitu, di Kecamatan Manggar, Gantung, Kelapa Kampit dan Kecamatan Simpang Renggiang.

 

“Kami akan kembali memasangnya dan diupayakan besok semua sudah clear dan sudah diperbaiki dengan rapi dan kokoh terpasang. Nampaknya di salah satu kecamatan, bukan hanya baliho pasangan Berlian, namun juga pasangan nomor urut 2 juga akan segera kita perbaiki,” paparnya.

 

Saat ditanya mengapa tidak menggunakan besi untuk pemasangan alat peraga tersebut, Pak Aji menjelaskan di setiap Kabupaten/Kota yang melaksanakan pilkada tahun 2015 ini berbeda anggaran. Diketahui sebelumnya KPUD Beltim menerima dana anggaran dari Pemkab Beltim sebesar Rp 8.614.674.350,-. Sedangkan berapa anggaran untuk memasang alat peraga kampanye seperti pemasangan baleho, Pak Aji tidak mengetahui berapa anggaran yang disepakati sebenarnya.

 

“Kalo masalah anggaran pemasangan baleho tersebut, kami tidak mengetahui dan yang tahu ada di Sekretariat KPU, dan merekalah yang mengetahui semuanya. Yang jelas kami tidak ingin merugikan semua paslon, dan tentunya kami akan berikan yang terbaik,” tutup Pak Aji. (feb)