4 Bulan, 3 Warga Meninggal

by -

TANJUNGPANDAN-Setelah peristiwa tewasnya Bujang (43) warga Mentigi Kecamatan Membalong akibat terseret ombak saat memancing ikan (bebulus,red), Minggu (24/4) lalu, membuat polisi harus lebih waspada. Sebab dalam waktu empat bulan, ada tiga korban meninggal dunia di Belitung akibat sejumlah peristiwa.
Berdasarkan data berita yang dihimpun Belitong Ekspres, peristiwa pertama terjadi awal tahun yakni, Jumat (1/1) lalu, seorang pemuda yang diketahui bernama Dodi (27) warga Jalan Munir dikabarkan hilang saat mencari ikan.
Korban ditemukan meninggal dunia di sebelah Mako Pos AL sehari kemudian (Sabtu 2/1). Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Sabtu (2/1) lalu, Asyik mancing ikan bebulus, Dodi (27) warga Jalan Munir ditemukan tewas di Pantai Tanjungpendam. Peristiwa ini terjadi, Pantai Air Saga Tanjungpendam, Jumat (1/1) lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu korban bersama nelayan sekitar memancing bebulus dengan mengunakan perahu mini. Namun, sekitar Pukul 11.00 WIB, para nelayan ini berhenti untuk persiapan melaksanakan Sholat Jumat.
Yang kedua peristiwa ini terjadi di Perairan Batu Mana, Kecamatan Membalong, Senin (28/3) lalu .Pria bernama Loyuntet (55) alias Atet dikabarkan menghilang di kawasan tersebut lantaran tergulung ombak saat memancing ikan bebulus.
Jenazah ditemukan di Perairan Perpat Membalong, Selasa (29/3) lalu. Oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas dan sejumlah relawan dari masyarakat Pulau Leebong Membalong.
Sedangkan yang ketiga peristiwa serupa terjadi di Perairan Pelabuhan Fut Lion Desa Mentigi, Sabtu (23/4) lalu. Pria yang dikenal bernama Bujang (43) ditemukan mengapung terbujur kaku sekitar dua kilometer dari tempat ia memancing bebulus.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Senin (25/4) kemarin, seorang lelaki diketahui bernama Bujang (43) warga Mentigi ditemukan terbujur kaku di Perairan Pelabuhan Fut Lion Desa Mentigi, Kecamatan Membalong, Minggu (24/4) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, sebelumnya korban bersama empat rekanya yakni Riko (30), Hazeni (45), Hardi (40) dan Awui (40) janjian bertemu di tempat tersebut untuk mencari ikan bebulus, Sabtu (23/4) siang.

Kasat Binmas Polres Belitung Iptu Firdaus seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, dirinya sudah mengetahui informasi tersebut dari media di Belitung. Ia mengaku prihatin dengan kejadian ini.

Menurutnya, meninggalnya beberapa orang di Belitung saat memancing bebulus sering terjadi. Dijelaskan Iptu Firdaus, lokasi-lokasi yang rawan di antaranya Kawasan Membalong dan Pantai di Juru Sebrang.

Kasat Binmas meminta kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk mancing hingga di tengah laut. Apalagi saat ini, kondisi di Belitung masih rawan terjadinya hujan sehingga membuatĀ  cuaca di laut menjadi buruk.

“Kalau mancing, usahakan pakai pengaman seperti life jaket dan alat pelampung. Jangan memaksakan untuk pergi mancing, saat kondisi cuaca buruk,” ujar Iptu Firdaus kepada Belitong Ekspres, Senin (25/4) kemarin.

Rencana dalam waktu dekat ini, pihak Satbinmas Polres Belitung akan melakukan sosialisasi ke tempat-tempat yang banyak orang memancing ikan. “Kita akan datang dan memberikan himbauan, semoga kejadian ini merupakan yang terakhir di Belitung,” pungkasnya. (kin)