60 Pemandu Wisata Dapat Sertifikasi BNSP

by -

//Sanem : Tour Guide ini Merupakan Ujung Tombak Pariwisata Kita

 

foto bersama Bupati Belitung Sahani Saleh usai acara pemberian sertifikat sertifikasi kepemanduan wisata di Hotel Grand Hatika, Sabtu (5/9) pekan lalu.

TANJUNGPANDAN – Sebanyak 60 pemandu wisata di Belitung mendapat sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Acara pemberian sertifikat sertifikasi kepemanduan wisata dilakukan di Hotel Grand Hatika, Sabtu (5/9) pekan lalu.

“Kalau pemandu sangat banyak sekali. Cuma saat ini kita dapat 60 orang,” kata Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Babel Agus Pahlevi.

Ia mengatakan pemegang sertifikat sertifikasi ini mendapat pengaku seregional Asian Tenggara. Sertifikat ini sebagai bentuk bukti tertulis bahwa seseorang kompeten dibidang tertentu.

“Sertifikat ini sebagai bukti mereka kompeten di bidangnya. Yang diakui regional Asia Tenggara,” jelas Agus.

Sebenanrnya banyak pemandu wisata di Belitung yang tidak bisa hadir. Karena kata Agus, acara pemberian sertifikasi diadakan hari Sabtu. Dimana saat itu banyak pemandu wisata sedang bertugas. Namun untuk pemberian sertifikasi ini bisa dilakukan kapan saja.

“Sertifikasi ini setiap saat bisa dilakukan, ini kebetulan aja ada program pemerintah. Pada kesempatan ini ada dua. Pemandu lokal dan city tour,” tukasnya.

Sementara Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) Sanem mengatakan meski para pemandu sudah memahami tugasnya. Namun keberadaan sertifikat sangat perlu. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi MEA 2015.

“Saya sudah sering menghimbau untuk diberikan sertifikasi dan pemahaman kepemanduan pariwisata ini,” kata Sanem.

Kepada pemandu wisata, Sanem menghimbau selalu menambah pengetahuan tentang Belitung, baik objek wisata, sejarah dan budaya Belitong.

“Destinasi pariwisata Belitung ini komplit. Jangan orang travel tour tanpa guide, begitu mengajak ke rumah adat Belitong, ketika ditanya prosesi adat Belitong jawabnya tidak tahu. Oh saya belum kawin,” tukasnya.

Ia juga berharap keberadaan pemandu wisata dapat memajukan pariwisata Belitong. “Tour guide ini merupakan ujung tombak pariwisata kita,” pungkas Sanem. (ade)