7 ASN Belitung Terpapar Covid, Jumlah Kasus Aktif 30 Orang

by -
7 ASN Belitung Terpapar Covid, Jumlah Kasus Aktif 30 Orang
Konferensi pers di rumah Dinas Bupati Belitung, Rabu (17/2).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sebanyak tujuh orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Hal itu disampaikan Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung, H Sahani Saleh.

“Hari ini ada 7 penambahan kasus Covid-19 dan semuanya diisolasi di RSUD dr H Marsidi Judono dengan kategori gejala ringan dan sedang,” kata Sahani saat konferensi pers di rumah Dinas Bupati Belitung, Rabu (17/2).

Menurut Bupati Belitung ini, ASN terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri dari 5 orang yang bertugas di Sekretariat Pemerintah Daerah (Pemda) dan 2 orang merupakan ASN di Dinas Perikanan Belitung.

“Satgas Covid-19 terus melakukan “tracking” dan alhamdulillah yang lainnya negatif, namun untuk tujuh orang ini kami tidak tahu mereka terpaparnya di mana,” ujar Bupati yang karib disapa Sanem.

Belum diketahui klaster 7 ASN yang terpapar ini. Apakah karena event-event ataupun memang dari aktivitas mereka sehari-hari. “Lingkungan kantor kita sudah disemprot disenfektan dan kami akan memperketat prokes. Maka kami tidak hanya menghimbau ke masyarakat, tetapi jajaran kami juga akan menerapkan prokes lebih ketat lagi,” jelasnya.

Dengan penambahan tersebut, lanjut Sanem, maka jumlah seluruh kasus positif Covid-19 di Kabupaten Belitung hingga kini mencapai 382 orang. Rinciannya 341 orang sembuh dan 11 orang meninggal dunia.

“Nah, untuk kasus aktif positif Covid-19 di Kabupaten Belitung saat ini sebanyak 30 orang. Adapun 16 orang dirawat di RSUD dan 14 orang karantina mandiri di bawah pengawasan Dinkes,” terang Sanem.

Oleh karena itu, dengan adanya ASN positif di lingkungan Kantor Sekretariat Pemda Belitung, maka apel pagi ditiadakan, agar tidak ada kerumunan. “Jadi langsung masuk ke ruangan masing-masing, tidak ada aktivitas yang bisa menimbulkan kerumunan,” katanya.

Sanem kembali menegaskan, Gugus Tugas tidak pernah diam dan juga lengah dalam menangani wabah Covid-19. Baik itu upaya pencegahan ataupun terdampak persoalan dari virus tersebut, “Saat terjadi peningkatan kasus, dan sudah transmisi lokal,” sebutnya.

Maka dari itu Sanem mengajak, masyarakat jangan lengah. Selama wabah ini masih ada, masyarakat patut waspada untuk tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Kami juga minta masyarakat untuk tidak lalai menerapkan protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 masih tetap ada,” ujarnya. (dod)